News Update

Melalui Guardian Indonesia, DFI Nusantara Dorong Penguatan Ekosistem Halal

Jakarta – PT DFI Retail Nusantara Tbk (DFI Nusantara) mendorong penguatan ekosistem halal di Indonesia, melalui salah satu unit bisnisnya, Guardian Indonesia. Jaringan ritel kesehatan dan kecantikan Guardian baru saja memperoleh sertifikasi halal dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH).

Presiden Direktur DFI Nusantara Hadrianus Wahyu Trikusumo mengungkapkan, sertifikasi halal menandai babak baru dalam perjalanan Guardian di Indonesia, sekaligus menegaskan dukungan perseroan terhadap upaya pemerintah dalam mengembangkan ekosistem halal di Indonesia.

Sertifikasi halal bukan hanya simbol, tapi juga pengakuan atas dedikasi perseroan dalam menyediakan setiap produk dan layanan. Tidak hanya menjaga kualitas, tapi juga memenuhi standar dan prinsip halal yang ditetapkan pemerintah dan masyarakat. Dengan sertifikat halal, diharapkan kepercayaan masyarakat meningkat. Masyarakat bisa merasa lebih aman dan nyaman menggunakan produk yang dijual Guardian Indonesia.

“Sertifikat halal ini adalah bukti nyata bahwa kami selalu mengedepankan prinsip halal dalam operasional kami,” ujar Hadrianus dalam seremoni penyerahaan sertifikat halal oleh BPJPH di Bintaro, Tangerang Selatan, Kamis, 6 Maret 2025.

Baca juga Dorong Percepatan Sertifikasi Halal, BSI Jalin Kerja Sama dengan BPJPH

Managing Director Guardian Indonesia Anna Hull, menambahkan, sertifikasi ini menjadi langkah besar bagi Guardian dalam mendukung kepercayaan pelanggan, khususnya konsumen muslim yang mengutamakan jaminan kehalalal dalam berberlanja.

“Kebijakan halal juga membantu meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya memilih produk yang halal. Ini tentu juga dapat berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat Indonesia,” tambahnya.

Ke depan, Guardian akan terus memperluas pilihan produk halal yang sesuai dengan kebutuhan konsumen. Masyarakat Indonesia pun dinilai semakin sadar akan pentingnya memastikan kehalalan dalam setiap produk dan layanan yang digunakan.

Maka itu, Guardian memperkenalkan langkah-langkah yang telah diambil untuk memastikan seluruh proses bisnis memenuhi standar halal yang ketat. Ini untuk memastikan bahwa produk halal yang dijual tetap terjaminan kehalalalnya hingga di tangan konsumen.

Sementara, Wakil Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Afriansyah Noor, mengatakan, BPJPH mengapresiasi upaya Guardian Indonesia dalam mendapatkan sertifikasi halal. BPJPH mendorong semakin banyak pelaku usaha dan perusahaan yang melakukan hal serupa.

Baca juga: Maybank Indonesia Gandeng Muhammadiyah-LPPOM MUI, Bantu 1.500 UMKM Dapat Sertifikat Halal

“Dengan adanya sertifikasi halal, konsumen muslim dapat merasa lebih tenang dan yakin bahwa produk yang mereka gunakan tidak hanya efektif, tetapi juga aman,” ujarnya.

Guardian Indonesia sendiri menjadi peritel kesehatan dan kecantikan pertama yang meraih sertifikasi halal dari BPJPH.

Guardian adalah merek ritel produk kesehatan dan kecantikan di Asia Tenggara yang beroperasi di Malaysia, Singapura, Indonesia, Vietnam, Brunei, Kamboja, dan Thailand. Di Indonesia, Guardian hadir sejak 1990 dan sudah memiliki lebih dari 300 jaringan toko di 64 kota di berbagai daerah Indonesia. (*) Ari Astriawan

Galih Pratama

Recent Posts

Ini Plus Minus Implementasi Demutualisasi BEI

Poin Penting Rencana demutualisasi BEI yang ditargetkan rampung kuartal I 2026 dinilai terlalu agresif dan… Read More

9 hours ago

DPR Soroti Konten Sensasional Jadi Pintu Masuk Judi Online

Poin Penting DPR menilai konten digital berjudul sensasional menjadi pintu masuk masyarakat ke praktik judi… Read More

9 hours ago

Program Gentengisasi Prabowo, Menkeu Purbaya Proyeksi Anggaran Tak Sampai Rp1 T

Poin Penting Menkeu Purbaya memproyeksikan anggaran program gentengisasi sekitar Rp1 triliun, bersumber dari dana cadangan… Read More

11 hours ago

Fundamental Kokoh, Bank BPD Bali Catatkan Pertumbuhan Positif dan Rasio Keuangan Sehat

Poin Penting Bank BPD Bali mencatat laba bersih Rp1,10 triliun (tumbuh 25,39 persen yoy), aset… Read More

11 hours ago

Demutualization of the IDX, a “Bloodless” Coup Three OJK Commissioner Resign Honourably

By: Eko B. Supriyanto, Editor-in-Chief of Infobank Three commissioners of the Financial Services Authority (OJK)… Read More

11 hours ago

Danantara Dukung Reformasi Pasar Modal dan Kebijakan Free Float OJK, Ini Alasannya

Poin Penting Danantara menyatakan dukungan penuh terhadap reformasi pasar modal yang digulirkan OJK, termasuk kebijakan… Read More

12 hours ago