Ekonomi dan Bisnis

Martina Berto (MBTO) Gandeng DNR Perluas Jaringan Distribusi

Jakarta – PT Martina Berto Tbk (MBTO) dan PT Dos Ni Roha (DNR) menjalin kerja sama terkait peningkatan pendistribusian produk di channel General Trade pada pertengahan tahun 2022. Kerja sama tersebut menargetkan potensi bisnis sebesar Rp135 miliar di tahun pertama, serta PT Martina Berto Tbk menargetkan pertumbuhan distribusi produknya di general trade 65% secara rata-rata di semester II-2022.

Direktur Utama PT Martina Berto Tbk, Bryan Tilaar mengatakan bahwa dukungan sistem teknologi dan infrastruktur yang dimiliki oleh PT Dos Ni Roha akan memperluas distribusi secara merata, sehingga mudah dijangkau oleh konsumen.

“Kami optimis kerja sama dengan PT Dos Ni Roha bisa membantu meningkatkan pertumbuhan bisnis di general trade secara berkelanjutan setiap tahunnya dan kami berharap produk-produk PT Martina Berto Tbk bisa terdistribusi dengan lebih luas dan merata, serta dapat sampai ke end-user di tingkatan bawah secara masif,“ ucap Bryan Tilaar dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis, 7 Juli 2022.

Direktur PT Dosni Roha Indonesia, Gary Tanoesoedibjo mengatakan pihaknya memiliki retail distribution channel yang baik dan tersebar di 463 kota di seluruh Indonesia, dengan meliputi 112 titik distribusi dengan 400 ribu lebih jaringan outlet. Dengan ini, perusahaan akan mampu mendistribusikan dan memasarkan produk-produk unggulan PT Martina Berto Tbk dengan tepat sasaran.

“Kerja sama ini akan menjadi sinergi yang kuat. Layanan distribusi DNR telah dilengkapi dengan sistem manajemen supply chain, inventory control dan data sales yang terintegrasi sehingga dapat mengoptimalisasi proses distribusi.” ucap Gary dalam kesempatan yang sama.

Baca juga : Martina Berto Siap Beli Produk Brand Baru

Adapun kerja sama ini mencakup pula beberapa produk unggulan dari PT Martina Berto Tbk, seperti Sariayu Martha Tilaar, Biokos Martha Tilaar, Caring Colours Martha Tilaar, Belia Martha Tilaar dan Rudy Hadisuwarno Cosmetics. Produk-produk ini akan didistribusikan oleh DNR melalui jaringan distribusinya. CEO Martha Tilaar Group, Kilala Tilaar menambahkan bahwa PT Martina Berto Tbk dan DNR optimis untuk mengambil peluang menggeliatnya pasar kosmetik pasca pandemi.

“Dengan selling point, kapabilitas serta pengalaman puluhan tahun yang dimiliki oleh masing-masing perusahan, saya yakin sinergi ini dapat berjalan dengan baik untuk memanfaatkan peluang pasar dan menjawab tantangan landscape bisnis distribusi yang dinamis seiring dengan perubahan perilaku pelanggan dan perubahan teknologi,” ucap Kilala. (*) Khoirifa

Evan Yulian

Recent Posts

Neraka Neraca Pembayaran: Ekonomi Nasional Bisa Meleleh

Oleh Rahma Gafmi, Guru Besar Universitas Airlangga BANK Indonesia (BI) melaporkan bahwa neraca pembayaran Indonesia… Read More

7 mins ago

Bos Mandiri Sekuritas: Likuiditas, Transparansi, dan Free Float Jadi Kunci Tarik Investor Asing

Poin Penting Reformasi OJK dan BEI diyakini memperkuat pasar modal, meningkatkan transparansi, tata kelola, dan… Read More

23 mins ago

BRI Cetak Laba Rp57,13 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting BRI mencatat laba Rp57,13 triliun pada 2025, turun 5,26 persen yoy, sementara kredit… Read More

54 mins ago

IHSG Dibuka Hijau, Naik 0,40 Persen ke Level 8.355

Poin Penting IHSG dibuka menguat 0,40 persen ke level 8.355,28 pada pukul 09.00 WIB, dengan… Read More

1 hour ago

Update Harga Emas Hari Ini (26/2): Antam Melesat, Galeri24 dan UBS Kompak Anjlok

Poin Penting Harga emas Galeri24 hari ini anjlok Rp28.000 ke Rp3.057.000 per gram, sementara UBS… Read More

2 hours ago

Rupiah Dibuka Menguat Seiring Penurunan Ekspektasi Pemangkasan Suku Bunga The Fed

Poin Penting Rupiah hari ini dibuka menguat ke Rp16.755 per dolar AS, naik 0,27 persen… Read More

2 hours ago