News Update

Mandiri Suntik Modal Rp500 Miliar ke BSM

Jakarta – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menyuntik dana sebesar Rp500 miliar kepada anak perusahaannya yakni Bank Syariah Mandiri (BSM). Suntikan modal tersebut, bertujuan untuk memperkuat permodalan perusahaan anak.

Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo mengatakan, dengan adanya suntikan dana tersebut, diharapkan permodalan BSM akan tetap berada pada posisi yang aman sejalan dengan arahan regulator Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Selain itu, suntikan dana ini juga untuk mendukung ekspansi BSM dari segi pembiayaan yang diharapkan bisa membukukan pertumbuhan pembiayaan sebesar 9-10% pada tahun ini dan tahun depan, di tengah pembiayaan perbankan yang masih tumbuh melambat. (Baca juga : Bamk Mandiri Akan Bawa Debitor Nakal)

Page: 1 2 3

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Gara-Gara Menu Kelapa Utuh, Operasional 9 Dapur MBG di Gresik Disetop

Poin Penting BGN menghentikan sementara 9 dapur Program Makan Bergizi Gratis di Gresik karena polemik… Read More

1 hour ago

Belum Mampu Rebound, IHSG Ditutup Parkir di Zona Merah ke Posisi 7.022

Poin Penting IHSG ditutup melemah 1,61 persen ke level 7.022,28 pada perdagangan Senin (16/3/2026). Sebanyak… Read More

1 hour ago

Konflik Iran-AS-Israel Dorong Harga Minyak, Defisit APBN Berpotensi Melebar

Poin Penting Konflik Iran–AS–Israel memicu lonjakan harga minyak dunia hingga di atas USD100 per barel.… Read More

1 hour ago

Demutualisasi Bursa Efek dan Manajemen Risiko

Oleh Paul Sutaryono KINI pemerintah sedang menggodok Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang demutualisasi bursa efek.… Read More

1 hour ago

Cara Amartha Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Desa

Poin Penting Amartha meluncurkan Amartha Empower, portal donasi, zakat, dan sedekah untuk memperluas pemberdayaan ekonomi… Read More

2 hours ago

CCTV Tol Bisa Dipantau Real-Time di Travoy, Jasa Marga Bantu Pemudik Pilih Rute Terbaik

Poin Penting: Jasa Marga menyediakan akses CCTV di ruas tol yang dapat dipantau real-time melalui… Read More

2 hours ago