“Langkah ini untuk memperkuat bisnis kami di perbankan syariah. Penambahan modal juga dapat meningkatkan valuasi BSM sehingga tetap memimpin pasar perbankan syariah,” ujar Kartika atau yang sering disapa Tiko, di Jakarta, Rabu, 23 November 2016.
Penambahan modal kepada BSM ini merupakan salah satu rencana strategis perseroan yang telah ditetapkan dalam Rencana Bisnis Bank 2016. “Suntikan modal ini juga tidak pengaruhi kecukupan modal Bank Mandiri yang terjaga baik di kisaran 20%,” ucapnya. (Baca juga : Garuda Gandeng Mandiri Kemudahan Kredit Karyawan)
Dia mengungkapkan, dengan penambahan modal sebesar Rp500 miliar itu, maka modal disetor BSM akan menjadi Rp2,49 triliun dengan jumlah saham Bank Mandiri yang sebanyak 397,81 juta lembar saham. Adapun modal ini BSM tercatat sebesar Rp6,09 triliun.
Poin Penting CFX pangkas biaya transaksi hingga 50% untuk meningkatkan daya saing kripto nasional. Biaya… Read More
Poin Penting OJK berencana menaikkan ketentuan free float menjadi 15 persen dari sebelumnya 7,5 persen… Read More
Poin Penting OJK menegaskan pelaksanaan demutualisasi bursa efek baru dapat dilakukan setelah pemerintah menerbitkan Peraturan… Read More
Poin Penting Jeffrey Hendrik ditunjuk sebagai Pjs Dirut BEI, menggantikan Iman Rachman, namun peresmiannya masih… Read More
Poin Penting Portofolio pembiayaan berkelanjutan BNI pada 2025 mencapai Rp197 triliun atau 22 persen dari… Read More
Poin Penting IHSG menguat signifikan pada sesi I perdagangan 3 Februari 2026, naik 1,57 persen… Read More