Jakarta–Kelompok aksi pendukung pembangunan pabrik Semen Indonesia di Rembang menyatakan, penolakan terhadap proyek tersebut hanya permainan LSM yang memiliki kepentingan untuk memengaruhi warga di sekitar Rembang.
“Kami dari warga masyarakat asli Rembang mendukung. Ini mereka yang menolak karena pengaruh LSM dari luar saja,” kata Wahyudi, salah satu masyarakat pro Pabrik Semen Rembang saat menggelar aksi di depan Istana Negara, Jakarta, Senin, 20 Maret 2017.
Ia mengungkapkan, LSM-LSM itu juga pernah melakukan penolakan terhadap pembangunan pabrik semen di Pati, Jawa Tengah.
“Saat ini mau dibuat (pabrik) di Rembang, mereka tolak juga, dan mereka mengajak sebagian warga dan remaja di Rembang untuk menolak juga,” jelas Wahyudi. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Poin Penting Di tengah pertumbuhan ekonomi nasional 5,11 persen pada 2025, Bank Mandiri mencatatkan aset… Read More
Forum Pemimpin Redaksi (Pemred) bersinergi dalam diskusi bertema "Peran Masjid Istiqlal di Era Transformasi Digital… Read More
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggelar pertemuan tahunan industri jasa keuangan yang digelar rutin untuk menyampaikan… Read More
Dengan adanya MyPanin, menegaskan komitmen PaninBank dalam menghadirkan aplikasi layanan perbankan digital yang komprehensif, nyaman,… Read More
Poin Penting Sempat terkoreksi 5,15 persen ke Rp1.115 saat IHSG anjlok akibat sentimen MSCI, saham… Read More
Melalui kehadiran booth ini, BCA Syariah memperkenalkan berbagai produk dan layanan perbankan syariah, yaitu mobile… Read More