Jakarta–Startup asli Indonesia yaitu CHARM (Customer Handling, Analytic and Relationship Management) melakukan re-branding melalui soft launching Kazee. Pada saat yang bersamaan juga dilaksanakan penandatanganan MoU antara PT Aplikanusa Lintasarta (Lintasarta) dengan Kazee di Jakarta, hari ini.
Kazee sebagai evolusi dari CHARM merupakan platform yang dikembangkan dengan tujuan untuk melakukan analisis berbagai media seperti media sosial, forum, media berita, dan media daring lainnya. Kazee sendiri berasal dari kata bahasa Indonesia yaitu kata “kaji” yang bermakna analisis, memahami atau mengetahui lebih lanjut.
CHARM, kini dengan brand Kazee, adalah salah satu startup terbaik program Lintasarta Appcelerate 2016 yang diadakan Lintasarta dan LPIK ITB. (Baca juga: Ini Tiga Startup Pemenang Lintasarta Appcelerate 2016)
Dengan soft launching brand Kazee ini bertujuan untuk memperkenalkan platform media analytics kepada pelaku bisnis baik B2B maupun Pemerintah. Walaupun baru diluncurkan, saat ini Kazee telah digunakan oleh beberapa perusahaan baik BUMN, swasta dan pemerintah kota untuk uji coba.
“Kazee dengan motonya media analytics is easy bermaksud untuk membantu perusahaan melakukan analisis berbagai media dengan lebih mudah dan murah,” tutur Ariya sebagai Founder Kazee. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Page: 1 2
Poin Penting Anggota Komisi III DPR RI Abdullah mengusulkan gugatan class action menyusul kembali terjadinya… Read More
Poin Penting BNI membukukan laba bersih Rp1,68 triliun pada Januari 2026, naik 3,45 persen yoy… Read More
Poin Penting IHSG ditutup naik ke level 8.322,22 pada 25 Februari 2026, dengan 336 saham… Read More
Poin penting PT Asuransi Tri Pakarta memisahkan Unit Usaha Syariah menjadi PT Asuransi Tri Pakarta… Read More
Poin Penting Kemenkeu memastikan kesepakatan dagang dengan AS tidak mengganggu pemungutan PPN PMSE Indonesia tidak… Read More
Poin Penting Mendes mengusulkan penghentian izin baru minimarket di desa untuk melindungi usaha rakyat dan… Read More