Jakarta–Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat lima negara yang masih bertengger menjadi penyumbang investasi terbesar ke Indonesia, yakni Singapura, Jepang, Republik Rakyat China (China), Amerika Serikat, dan Korea Selatan.
“Hingga saat ini negara yang telah menginvestasikan dananya masih sama seperti tahun lalu, yaitu lima negara. Yakni Singapura, Jepang, Republik Rakyat Thiongkok(China), Amerika Serikat, dan Korea Selatan,” jelas Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong di kantor BKPM, Jakarta, Rabu, 26 April 2017.
Baca juga: Realisasi Investasi Triwulan I-2017 Tumbuh 13,2%
Thomas menjelaskan, saat ini tren insvestasi dari China memang sedang meningkat di seluruh dunia, mengingat China merupakan negara dengan ekonomi terbesar di Asia.
“Investasi yang paling meningkat ialah tren investasi dari Tiongkok. Saya kira ini wajar karena Tiongkok ini sudah menjadi ekonomi nomor 1 di Asia dan nomor 2 di dunia. Sudah terlihat di negara tetangga. Trennya sangat jelas investasi Tiongkok akan meningkat terus.” ujar Thomas. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Ia juga menganggap, bahwa investasi dari Amerika cukup berandil besar dan suatu negara yang mempunyai hubungan baik dengan Indonesia.
Baca juga: Investasi Dongkrak Ekomoni Tumbuh Positif di Kuartal II
“Investasi dari Amerika cukup besar. Selalu top 7 negara yang menginvestasikan ke Indonesia. Ini mengilustrasikan pentingnya hubungan ekonomi dengan Amerika. Investasinyapun bukan hanya kuantitas investasi tapi kualitas dengan teknologi dia yang canggih serta jaringan ekspor yang luas.
Sebagai data, lima besar negara asal Penanaman Modal Asing (PMA) adalah: Singapura dengan jumlah sebesar USD2,1 miliar; Jepang dengan jumlah sebesar USD1,4 miliar; China dengan jumlah sebesar USD0,6 miliar; Amerika Serikat dengan jumlah sebesar USD0,6 miliar dan Korea Selatan dengan jumlah sebesar USD0,4 miliar. (*)
Editor: Paulus Yoga




