Lagi, Aliran Modal Asing Keluar Rp21,46 Triliun

Lagi, Aliran Modal Asing Keluar Rp21,46 Triliun

BI-Fast Cadangan Devisa Modal Asing Penggunaan Rupiah
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on email
Share on linkedin

Jakarta – Bank Indonesia (BI) kembali mencatatkan aliran modal asing keluar atau capital outflow hingga minggu kedua di Maret 2022 dengan total sebesar Rp21,46 triliun.

“Berdasarkan data transaksi 7-9 Maret 2022, nonresiden di pasar keuangan domestik jual neto Rp21,46 triliun,” jelas Direktur Eksekutif Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono pada keterangannya, Jumat, 11 Maret 2022.

Lebih lanjut, Erwin menjelaskan, aliran modal asing keluar paling besar dari aksi jual neto di pasar Surat Berharga Negara sebesar Rp10,87 triliun dan Rp10,60 triliun di pasar saham.

Jika diakumulasikan, aliran modal asing sampai dengan 9 Maret 2022 year-to-date (ytd), terjadi transaksi nonresiden jual neto Rp20,80 triliun di pasar SBN dan beli neto Rp28,30 triliun di pasar saham. Kemudian, Premi CDS Indonesia 5 tahun turun ke level 106,04 bps per 10 Maret 2022 dari 114,91 bps per 4 Maret 2022, sejalan meredanya sentimen risk off di pasar keuangan global.

Untuk inflasi, berdasarkan Survei Pemantauan Harga pada minggu II Maret 2022, perkembangan harga pada Minggu II Maret 2022 tetap terkendali dan diperkirakan inflasi 0,48% (mtm). Dengan perkembangan tersebut, perkiraan inflasi Maret 2022 secara tahun kalender sebesar 1,04% (ytd), dan secara tahunan sebesar 2,48% (yoy).

Penyumbang utama inflasi Maret 2022 sampai dengan minggu II yaitu komoditas cabai merah sebesar 0,09% (mtm), emas perhiasan sebesar 0,05% (mtm), cabai rawit, telur ayam ras, dan bahan bakar rumah tangga (BBRT) masing-masing sebesar 0,04% (mtm), daging ayam ras, tempe, dan sabun detergen bubuk/cair masing-masing sebesar 0,03% (mtm), bawang merah, tahu mentah, dan daging sapi masing-masing sebesar 0,02% (mtm), serta jeruk dan rokok kretek filter masing-masing sebesar 0,01% (mtm). Sementara itu, komoditas yang mengalami deflasi yaitu minyak goreng sebesar -0,05%, mtm) dan tomat sebesar -0,01% (mtm). (*)

 

Editor: Rezkiana Nisaputra

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Segera Daftarkan Diri Anda Menjadi Kontributor di

Silahkan isi Form di bawah ini

[ultimatemember form_id=”1287″]