Poin Penting
- Oona Insurance Indonesia mencatat GWP tumbuh 40 persen yoy dan laba bersih naik 55% pada semester I 2026
- Pertumbuhan ditopang disiplin underwriting, diversifikasi kanal distribusi, perluasan produk, serta investasi teknologi
- Oona memperkuat bisnis melalui kemitraan digital dan pemberdayaan sekitar 1.000 agen, dengan pertumbuhan di lini kendaraan, properti, kesehatan, dan kecelakaan diri.
Jakarta – Oona Insurance Indonesia mencatat kinerja positif pada semester I 2026. Perseroan membukukan pertumbuhan premi bruto atau Gross Written Premium (GWP) sebesar 40 persen secara tahunan (yoy), sementara laba bersih meningkat 55 persen.
Pertumbuhan tersebut menunjukkan kemampuan Oona dalam mencatat pertumbuhan yang menguntungkan melalui disiplin underwriting, diversifikasi kanal distribusi, serta investasi berkelanjutan di bidang teknologi.
President Director Oona Insurance Indonesia Vincent C. Soegiarto mengatakan, transformasi bisnis Oona di Indonesia dibangun melalui eksekusi yang konsisten, bukan hanya melalui satu inisiatif.
Ia menyebut, perseroan terus memperkuat kemitraan, memperluas portofolio produk, berinvestasi dalam teknologi, serta menjaga disiplin underwriting di tengah berbagai kondisi pasar.
Baca juga: 74 Perusahaan Asuransi Raih Penghargaan “Infobank Insurance Recognition 2026”
“Pendekatan ini memungkinkan kami untuk terus mencatat kinerja di atas pasar, sekaligus membangun bisnis yang lebih kuat dan tangguh untuk memasuki fase pertumbuhan berikutnya di Indonesia,” ucap Vincent dikutip 21 Agustus 2026.
Pertumbuhan Oona juga didukung model distribusi yang beragam, mulai dari kemitraan dengan industri otomotif, perbankan, broker, agen, mitra digital, hingga kanal direct-to-consumer.
Melalui kemitraan digital, solusi asuransi Oona terintegrasi dengan berbagai layanan, seperti dompet digital, aplikasi ride-hailing, dan platform perjalanan.
Kinerja positif tersebut tercermin dari pertumbuhan di berbagai lini bisnis Oona, termasuk asuransi kendaraan bermotor, properti, kesehatan, dan kecelakaan diri.
Baca juga: OJK Dorong Asuransi Perkuat Ekosistem UMKM Daerah
Pada segmen usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), Oona melihat peningkatan kebutuhan terhadap perlindungan properti komersial dan bisnis. Hal ini melengkapi portofolio asuransi kendaraan bermotor yang telah dimiliki perseroan.
Dari sisi teknologi, platform Oona memungkinkan integrasi dengan berbagai mitra distribusi. Perseroan juga telah membekali sekitar 1.000 agen dengan perangkat digital untuk melakukan penawaran, menerbitkan, hingga pencairan polis secara lebih efisien. (*)
Editor: Galih Pratama


