Poin Penting
- Laba bersih Bank Mandiri secara bank only mencapai Rp33,01 triliun per Juli 2026.
- Kredit tumbuh 19,39 persen menjadi Rp1.595,84 triliun.
- Total aset meningkat 21,61 persen menjadi Rp2.360,69 triliun.
Jakarta – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) membukukan laba bersih tahun berjalan secara bank only sebesar Rp33,014 triliun hingga Juli 2026. Angka tersebut meningkat 24,19 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Berdasarkan laporan keuangan perseroan, penyaluran kredit Bank Mandiri tetap tumbuh dua digit. Hingga Juli 2026, kredit yang disalurkan mencapai Rp1.595,84 triliun atau naik 19,39 persen secara tahunan dari Rp1.336,592 triliun
Sepanjang tujuh bulan pertama 2026, pendapatan bunga BMRI naik 5,87 persen secara tahunan menjadi Rp74,99 triliun, dari Rp70,83 triliun pada periode yang sama tahun lalu.
Baca juga: Bank Mandiri Bagikan Dividen Rp6,16 Triliun, Ini Jadwalnya
Beban bunga juga mengalami kenaikan sebesar 1,59 persen menjadi Rp26,68 triliun dari Rp26,26 triliun. Kondisi tersebut mendorong pendapatan bunga bersih (net interest income/NII) meningkat 8,39 persen menjadi Rp48,31 triliun, dibandingkan Rp44,57 triliun pada Juli 2025.
Dari sisi penghimpunan, Dana Pihak Ketiga (DPK) Bank Mandiri mencapai Rp1.684,07 triliun hingga Juli 2026 atau tumbuh 18,48 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Komposisi DPK tersebut terdiri atas giro sebesar Rp617,72 triliun, tabungan Rp567,44 triliun, dan deposito Rp498,90 triliun.
Baca juga: Bank Mandiri Terbitkan Perpetual Bond USD750 Juta, Perkuat Struktur Modal
Sejalan dengan pertumbuhan bisnis, total aset Bank Mandiri meningkat 21,61 persen secara tahunan menjadi Rp2.360,688 triliun per Juli 2026, dari Rp1.941,133 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. (*)
Editor: Yulian Saputra


