Poin Penting
- Bank Mandiri menerbitkan Perpetual Bond senilai USD750 juta pada 10 September 2026.
- Obligasi ini merupakan instrumen Additional Tier 1 Capital dengan bunga 7,35 persen per tahun.
- Dana hasil penerbitan digunakan untuk memperkuat struktur permodalan Bank Mandiri.
Jakarta – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) menyelesaikan penerbitan obligasi atau surat utang berjenis Perpetual Bond senilai USD750 juta pada 10 September 2026.
Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Perpetual Bond ini merupakan instrumen modal inti tambahan atau Additional Tier 1 Capital dengan tingkat bunga sebesar 7,35 persen per tahun.
“Pada tanggal 10 September 2026, Perseroan telah menyelesaikan penerbitan Additional Tier 1 Capital dalam bentuk Perpetual Bond dalam mata uang US Dollar (Perpetual Bond) sebesar USD750.000.000,” tulis manajemen Bank Mandiri dalam keterbukaan informasi, dikutip, Jumat, 11 September 2026.
Baca juga: Bank Mandiri Bagikan Dividen Rp6,16 Triliun, Ini Jadwalnya
Penerbitan Perpetual Bond telah ditawarkan dan dijual kepada investor di luar wilayah Amerika Serikat (AS) dengan tunduk pada Regulation S berdasarkan US Securities Act of 1933 berikut perubahannya dan Perpetual Bond tersebut dicatatkan di Singapore Stock Exchange (SGX-ST).
Adapun joint lead managers dalam penerbitan Surat Utang adalah The Hongkong and Shanghai Banking Corporation Limited, J.P. Morgan Securities plc, Mandiri Securities Pte. Ltd. dan Standard Chartered Bank.
Bank Mandiri menyebutkan, Perpetual Bond ini diterbitkan sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan OJK No. 11/POJK.03/2016 tentang Kewajiban Penyediaan Modal Minimum Bank Umum.
Baca juga: Panda Bond Perdana Laris Manis, Pemerintah Raup Rp18,47 Triliun
Bank Mandiri juga menyampaikan dana yang diperolah dari penerbitan Perpetual Bond ini akan digunakan untuk memperkuat struktur permodalan Perseroan.
“Melalui penerbitan Perpetual Bond, Perseroan telah memperoleh dana yang akan digunakan untuk memperkuat struktur permodalan Perseroan. Penerbitan Perpetual Bond akan memberikan dampak positif pada kondisi keuangan Perseroan,” tulis Manajemen Bank Mandiri. (*)
Editor: Yulian Saputra


