Poin Penting
- Laba bersih Bank Mandiri naik 22,30 persen menjadi Rp37,48 triliun hingga Agustus 2026.
- Penyaluran kredit tumbuh 17,64 persen menjadi Rp1.592,20 triliun.
- Total aset Bank Mandiri mencapai Rp2.358,54 triliun, tumbuh 20,72 persen secara tahunan.
Jakarta – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) membukukan laba bersih tahun berjalan secara bank only sebesar Rp37,48 triliun hingga Agustus 2026. Angka tersebut meningkat 22,30 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Berdasarkan laporan keuangan perseroan, penyaluran kredit Bank Mandiri tumbuh dua digit. Hingga Agustus 2026, kredit yang disalurkan mencapai Rp1.592,20 triliun atau naik 17,64 persen secara tahunan dari Rp1.353,43 triliun.
Baca juga: Bank Mandiri Bagikan Dividen Rp6,16 Triliun, Ini Jadwalnya
Selanjutnya, pendapatan bunga dari bank berkode saham BMRI ini juga meningkat 6,52 persen menjadi Rp86,22 triliun dari Rp80,94 triliun pada periode yang sama tahun lalu.
Beban bunga juga mengalami kenaikan sebesar 5,44 persen menjadi Rp31,38 triliun dari Rp29,76 triliun. Sehingga, pendapatan bunga bersih (net interest income/NII) meningkat 7,15 persen menjadi Rp54,83 triliun, dibandingkan Rp51,17 triliun pada Agustus 2025.
Dari sisi penghimpunan, Dana Pihak Ketiga (DPK) Bank Mandiri mencapai Rp1.687,21 triliun hingga Agustus 2026 atau tumbuh 17,56 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Baca juga: Bank Mandiri: Penempatan Uang Negara Jadi Penopang Likuiditas Perbankan
Komposisi DPK tersebut terdiri atas giro sebesar Rp623,09 triliun, tabungan Rp562,68 triliun, dan deposito Rp501,44 triliun.
Sejalan dengan pertumbuhan bisnis, total aset Bank Mandiri meningkat 20,72 persen secara tahunan menjadi Rp2.358,54 triliun per Agustus 2026, dari Rp1.953,68 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. (*)
Editor: Yulian Saputra


