Poin Penting
- Kunjungan wisman Maret 2026 mencapai 1,09 juta, turun 6,17 persen mtm.
- Secara tahunan, kunjungan wisman masih tumbuh 10,50 persen yoy.
- Malaysia, Australia, dan Singapura jadi penyumbang utama kunjungan.
Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada Maret 2026 mencapai 1,09 juta kunjungan. Angka ini turun 6,17 persen secara bulanan (mtm), namun naik 10,50 persen secara tahunan (yoy).
Deputi Bidang Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono merinci, kunjungan wisman melalui pintu masuk utama sebanyak 930.497. Sementara kunjungan wisman melalui pintu masuk perbatasan sebanyak 157.669.
“Secara total, jumlah kunjungan wisman sebanyak 1,09 juta yang berasal dari pintu masuk utama dan perbatasan, atau turun 6,17 persen secara bulanan, sedangkan secara tahunan naik 10,50 persen,” ujar Deputi Bidang Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono dalam konferensi pers di kantor BPS, Jakarta Pusat, Senin, 4 Mei 2026.
Baca juga: Breaking News! BPS Catat Inflasi April 2026 Sentuh 0,13 Persen
Secara kumulatif atau Januari-Maret 2026, jumlah kunjungan wisman mencapai 3,43 juta atau meningkat 8,62 persen (c-to-c).
“Jumlah kunjungan wisman hingga Maret 2026 menjadi capaian tertinggi sejak tahun 2020,” ungkapnya.
Berdasarkan kebangsaan, selama Maret 2026, wisman Malaysia mendominasi dengan 186,53 ribu kunjungan atau 17,14 persen dari total kunjungan. Disusul Australia dengan 130,72 ribu kunjungan atau 12,01 persen, dan Singapura dengan 102,82 ribu kunjungan atau 9,45 persen.
“Jika dibandingkan Februari 2026 terjadi penurunan kunjungan wisatawan yang berkebangsaan Malaysia dan Singapura dipengaruhi oleh masuknya bulan Ramadhan dan Idul Fitri yang juga berakhiran pada liburan tahun Imlek pada berakhir Februari yang biasanya membuat perjalanan wisman Malaysia-Singapura ke Indonesia menjadi berkurang,” imbuhnya.
Baca juga: Wisman Malaysia Paling Banyak Gunakan QRIS di Bandung dan Tanah Abang
Sementara itu, wisman berkebangsaan Australia meningkat tinggi sebesar 21,67 persen, didorong oleh pembukaan dua rute penerbangan langsung dari Australia ke Bali pada 23 dan 25 Maret 2026.
Ateng menyebutkan, berdasarkan pintu masuk utama, kunjungan wisman paling banyak masuk melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, yang didominasi oleh wisman berkebangsaan Australia. (*)
Editor: Yulian Saputra




