News Update

KSEI Berhasil Gunakan Sistem Cadangan C-BEST

C-Best Upaya KSEI Untuk Lebih Kredible

Sesuai peraturan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) No. III.C.6 tentang Prosedur Operasi dan Pengendalian Intern Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian (LPP), KSEI wajib menyediakan dan siap dengan sistem cadangan sebagai antisipasi apabila terjadi permasalahan pada sistem utama.
Sistem cadangan tersebut, harus dapat menggantikan sistem utama dalam kurun waktu maksimal 90 (sembilan puluh) menit setelah terjadinya gangguan. Simulasi ini wajib dijalankan sesuai rencana kerja perusahaan yaitu minimal 1 (satu) tahun sekali.

“Hal ini merupakan upaya KSEI untuk menjadi Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian yang kredibel dan selalu mendukung keberlangsungan aktivitas transaksi Efek di Pasar Modal Indonesia, khususnya terkait kegiatan penyelesaian transaksi Efek melalui sistem utama C-BEST. Hal ini juga sejalan dengan rekomendasi dari IOSCO (International Organzation of Securities Commission) yang mewajibkan KSEI untuk selalu siap dalam memberikan layanan jasa secara terus menerus walaupun terdapat permasalahan pada sistem utama,” kata Direktur KSEI Syafruddin di Jakarta, Jumat, 7 Oktober 2016.

Syafruddin menambahkan, kerjasama dan dukungan dari pemakai jasa KSEI juga salah satu faktor penting yang membantu dalam kelancaran simulasi ini hingga dapat berjalan tanpa kendala.

(Baca juga : KSEI Luncurkan Sistem Pengelolaan Investasi Terpadu)

Dengan ketersediaan sistem cadangan yang dapat menggantikan sistem utama C-BEST, diharapkan untuk tahun mendatang, simulasi ini dapat dilakukan lebih dari sekali dalam setahun dan waktu yang lebih panjang agar kinerja dari sistem cadangan tersebut dapat teruji, serta senantiasa siap mengantisipasi bencana yang mungkin terjadi. (*) Dwitya Putra

Page: 1 2

Apriyani

Recent Posts

Melangkah Menuju KBMI 2, Bank BPD Bali Catatkan Kinerja Positif di Triwulan I 2026

Poin Penting Bank BPD Bali mencatat modal inti Rp5,7 triliun dan menargetkan naik kelas ke… Read More

4 hours ago

Tak Sepakat Putusan KPPU, Pindar Adapundi Ajukan Banding

Poin Penting Adapundi menolak putusan KPPU karena dinilai tidak mencerminkan kondisi dan regulasi industri fintech… Read More

6 hours ago

ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab

PT ALTO Network meluncurkan dua layanan digital terbaru, yaitu Askara Connect dan Askara Collab, untuk… Read More

7 hours ago

Ma’ruf Amin: Hijrah Finansial jadi Kunci Akselerasi Ekonomi Syariah Nasional

Poin Penting Hijrah finansial sebagai transformasi menyeluruh, bukan sekadar pindah produk keuangan, tetapi perubahan cara… Read More

7 hours ago

Kinerja 2025 Ciamik, Saham BBCA Diproyeksi Kembali Menguat

Poin Penting Saham BBCA turun sekitar 19 perse ytd, sejalan pelemahan IHSG, namun dinilai sebagai… Read More

8 hours ago

Whoosh Delay akibat Penumpang Tahan Pintu Kereta, KCIC Angkat Bicara

Poin Penting KCIC mengecam penumpang yang menahan pintu Whoosh di Padalarang karena melanggar aturan dan… Read More

8 hours ago