Poin Penting
- Kredit UMKM Bank Mandiri tumbuh 5,48 persen secara tahunan hingga Juni 2026, atau sembilan kali lebih cepat dibandingkan industri.
- Pertumbuhan didorong ekosistem UMKM kerakyatan (KUM) yang meningkat 15,7 persen secara tahunan.
- Bali dan Nusa Tenggara mencatat pertumbuhan kredit UMKM tertinggi sebesar 10,8 persen.
Jakarta – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) mencatat pertumbuhan kredit Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebesar 5,48 persen year-on-year (yoy) hingga Juni 2026. Pertumbuhan tersebut disebut sembilan kali lebih cepat dibandingkan industri.
Direktur Commercial Banking Bank Mandiri, Totok Priyambodo, menyampaikan hal tersebut dalam Konferensi Pers Paparan Kinerja Kuartal II 2026 yang digelar secara virtual.
“Pertumbuhan tersebut didorong oleh ekosistem UMKM kerakyatan atau KUM yang tumbuh 15,7 persen year-on-year dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian yang diimbangi dengan pengelolaan kualitas portfolio yang disiplin,” kata Totok.
Baca juga: Laba Bank Mandiri Melonjak, Kredit Tumbuh 19,9 Persen Lampaui Industri
Totok menjelaskan, Bank Mandiri akan terus memperluas pembiayaan segmen UMKM, mikro, dan individu secara merata di seluruh Indonesia. Pertumbuhan pembiayaan tersebut ditargetkan tetap melampaui pertumbuhan industri di masing-masing wilayah.
Bali dan Nusa Tenggara mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 10,8 persen. Disusul seluruh Sumatra yang tumbuh 8,31 persen, Jakarta dan Banten 5,40 persen, serta Sulawesi dan Maluku 5,02 persen.
Sementara itu, pertumbuhan kredit di seluruh Jawa dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mencapai 3,07 persen. Kemudian, seluruh Papua tumbuh 2,10 persen dan seluruh Kalimantan meningkat tipis 0,03 persen.
“Ke depan, Bank Mandiri akan terus menyalurkan pembiayaan secara selektif pada sektor-sektor produktif yang menjadi unggulan di masing-masing wilayah seperti pertanian, perikanan, industri pengelolaan maupun jasa-jasa produksi,” imbuhnya.
Baca juga: Bank Mandiri Salurkan KUR Rp17,77 Triliun per Mei 2026, Didominasi Sektor Produksi
Penyaluran pembiayaan tersebut akan didukung sinergi lintas segmen, kapabilitas digital, serta kekuatan ekosistem Mandiri Group.
Dorong UMKM Naik Kelas
Di sisi lain, komitmen Bank Mandiri terhadap UMKM tidak hanya diwujudkan melalui perluasan penyaluran pembiayaan produktif, tetapi juga melalui berbagai program pemberdayaan, seperti Wirausaha Bank Mandiri dan Rumah Kreatif BUMN.
“Kami juga terus berupaya memperkuat kapasitas dan daya saing pelaku UMKM sekaligus mendorong UMKM naik kelas sehingga UMKM diharapkan dapat berkembang secara berkelanjutan dan memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi perekonomian Indonesia,” tutup Totok. (*)
Editor: Yulian Saputra


