Jakarta–PT Bank Ina Perdana Tbk mencatatkan laba bersih di sepanjang 2016 sebesar Rp18,24 miliar, atau meningkat 8,05 persen bila dibandingkan dengan perolehan laba bersih di tahun sebelumnya yang mencapai Rp16,88 miliar.
Direktur Utama Bank Ina Perdana, Edy Kuntardjo mengatakan, meski perlambatan ekonomi nasional masih berlanjut dan berkepanjangan telah berdampak kepada kondisi perbankan, namun di sepanjang 2016 lalu perseroan masih mampu mencatatkan kinerja yang positif.
“Di tahun buku 2016, Bank Ina masih mampu mencatatkan kinerja keuangan positif dengan tetap mengedepankan pengelolaan bank sesuai prinsip-prinsip prudential banking,” ujarnya, di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin, 10 April 2017.
Namun demikian, kinerja intermediasi perseroan anjlok di mana outstanding kredit turun 5,35 persen dari Rp1,45 triliun menjadi Rp1,37 triliun.
“Ini sejalan dengan perlambatan ekonomi yang berdampak pada kondisi perbankan di 2016, di mana rata-rata pertumbuhan kredit perbankan secara industri hanya 7,9 persen,” ucap Edy. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Lebih lanjut dia mengungkapkan, untuk mendorong pertumbuhan kredit di tahun ini, perseroan masih akan fokus pada penyaluran kredit di segmen mikro kecil. Di sisi lain, perseroan juga akan mendorong infrastruktur berbasis tenologi informasi digital.
“Sistem aplikasi yang dimiliki dapat menunjang kerja sama dengan perusaaan/institusi uang memiliki kinerja baik seperti virtual account, card based transaction, debit card, pre-loaded card dan internet banking,” ucap Edy.
Sedangkan untuk total Dana Pihak Ketiga (DPK) di tahun lalu, perseroan mencatatkan pertumbuhan 3,84 persen menjadi Rp1,8 triliun. Guna mendorong DPK tahun ini, Bank Ina akan menerapkan strategi bisnis jangka panjang.
“Kita akan terapkan strategi pemasaran yang efisien dan efektif dalam mendorong pertumbuhan nasabah baru. Dan mengembangkan inovasi produk dan layanan jasa yang sesuai dengan kebutuhan nasabah dalam captive market yang menjadi target perseroan,” tutup Edy. (*)
Editor: Paulus Yoga








