Poin Penting
- Bankir kawakan, Osbal Saragi meluncurkan buku tentang branchless banking dan agen bank di Indonesia.
- Agen BRILink disebut menghasilkan fee based income Rp1,7 triliun pada 2025.
- Sejumlah agen BRILink diklaim mampu meraih penghasilan hingga Rp90 juta per bulan.
Jakarta – Bankir kawakan, Osbal Saragi Rumahorbo, meluncurkan buku berjudul “Branchless Banking dan Rahasia Sukses Agen Bank di Indonesia” pada Jumat (22/5).
Buku yang diterbitkan oleh Infobank Publishing itu mengulas sejarah dan transformasi digital di industri perbankan, termasuk perkembangan layanan agen bank di Indonesia.
Peluncuran buku digelar dalam rangkaian acara 15th Infobank-Isentia Digital Brand Awards 2026 di Hotel Indonesia Kempinski Jakarta, Jumat, 22 Mei 2026.
Salah satu fokus pembahasan dalam buku tersebut adalah kisah keberhasilan agen BRILink sebagai implementasi konsep branchless banking.
Baca juga: Osbal Saragi Rumahorbo Luncurkan Buku Branchless Banking, Ini Pesan Misbakhun
Osbal yang pernah menjabat sebagai Direktur Jaringan dan Layanan BRI menyebut, hingga akhir 2025, jutaan agen BRI telah menjadi mesin baru penghasil fee based income sekaligus penghimpun dana murah perseroan.
Melalui layanan BRILink, BRI juga dinilai mampu menekan biaya operasional dan mengurangi kebutuhan pembukaan kantor cabang baru.
“BRI itu sekarang sudah punya jutaan agen BRILink di lapangan. Sekitar 1.200.000 (agen BRILink) kalau saya tidak salah, di tahun 2025,” ujar Osbal.
Menurut Osbal, fee based income yang dihasilkan melalui agen BRILink mencapai Rp1,7 triliun pada 2025. Angka itu menunjukkan efektivitas strategi keagenan dalam mendukung konsep branchless banking.
“Jadi, ternyata bahwa branch hosting itu dalam praktik itu bisa membuka jaringan layanan untuk memperbesar customer base-nya kita. Justru sekarang pendapatan paling banyak dari situ. Dari fee income, fee base income-nya. Luar biasa,” sebut Osbal.
Penghasilan Agen BRILink Capai Rp90 Juta

Osbal menilai, peran agen BRILink turut memperkuat posisi BRI sebagai pemain utama di sektor UMKM. Kesuksesan itu disebut didorong oleh militansi agen dalam menjangkau calon nasabah hingga pelosok daerah.
“Bahkan, di beberapa tempat, pelaku agen BRILink itu sudah lebih BRI daripada orang BRI. Saya ulangi kembali, para pelaku agen BRILink itu sudah lebih BRI daripada orang BRI,” sebut tokoh perbankan Tanah Air itu.
Baca juga: Volume Transaksi BRILink Capai Rp1.592 Triliun per November 2025
Komisaris Utama PT Biotis Pharmaceuticals Indonesia itu juga mengungkapkan, sejumlah agen BRILink kini mampu meraih pendapatan yang sangat besar setiap bulan.
“Bahkan, hari ini agen BRILink itu, pelaku agennya, ada yang sudah mendapatkan gaji per bulan Rp90 juta per bulan,” imbuh Osbal. (*) Steven Widjaja


