Poin Penting:
- Jasaraharja Putera membukukan laba bersih Rp234,49 miliar pada 2025 atau naik 41 persen.
- RBC perusahaan mencapai 371,90 persen, jauh di atas ketentuan minimum OJK sebesar 120 persen.
- Pendapatan asuransi tumbuh menjadi Rp1,61 triliun, sementara beban jasa asuransi turun 16,27 persen.
Jakarta – Jasaraharja Putera mencatat laba bersih Rp234,49 miliar sepanjang tahun buku 2025. Angka itu melonjak 41 persen dibandingkan capaian tahun sebelumnya.
Kinerja tersebut mencerminkan perbaikan operasional dan penguatan fondasi bisnis perusahaan. Hasil itu juga dipaparkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Laporan Keuangan (RUPS LK) Tahun Buku 2025.
Direktur Utama PT Jasaraharja Putera Abdul Haris mengatakan pertumbuhan itu didorong sinergi seluruh pemangku kepentingan.
Transformasi bisnis dan pengelolaan risiko menjadi faktor utama peningkatan kinerja.
Baca juga: Indonesia-Turki Perkuat Arah Strategis Transisi Energi Bersih
Jasaraharja Putera Perkuat Fundamental Bisnis
Abdul Haris menyebut keberhasilan tersebut menjadi modal untuk mempercepat pertumbuhan perusahaan.
Fokus berikutnya ialah meningkatkan layanan dan memperkuat perlindungan bagi masyarakat.
“Capaian yang diraih perusahaan menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperkuat kinerja, meningkatkan kualitas layanan, dan menghadirkan perlindungan yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat,” ujar Abdul, dikutip Antara, Rabu (22/7/2026).
Dari sisi permodalan, Jasaraharja Putera membukukan Risk Based Capital (RBC) sebesar 371,90 persen hingga 31 Desember 2025. Posisi itu naik dari 339,78 persen pada tahun sebelumnya.
Rasio tersebut juga jauh melampaui batas minimum Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Ketentuan regulator menetapkan RBC minimal sebesar 120 persen.
Pendapatan Asuransi Tumbuh, Beban Turun
Pendapatan asuransi perusahaan mencapai Rp1,61 triliun sepanjang 2025. Sementara hasil jasa asuransi meningkat 10,22 persen menjadi Rp319,20 miliar.
Di sisi lain, beban jasa asuransi turun 16,27 persen menjadi Rp908,61 miliar. Penurunan itu mencerminkan kualitas portofolio bisnis yang semakin baik.
Perusahaan menilai hasil tersebut menunjukkan efektivitas pengelolaan risiko. Langkah itu ikut menopang peningkatan profitabilitas sepanjang tahun.
Baca juga: OJK: Industri Jasa Keuangan Terjaga dan Tumbuh Positif
Peringkat AA- Dipertahankan, Fokus Transformasi Berlanjut
Selain mencatat pertumbuhan laba, Jasaraharja Putera mempertahankan peringkat AA- dengan prospek stabil dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) pada 2025. Peringkat itu mencerminkan kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban keuangan jangka panjang.
Abdul menegaskan perusahaan akan melanjutkan transformasi bisnis secara konsisten. Penguatan kualitas bisnis, digitalisasi, pengalaman pelanggan, dan pengembangan SDM menjadi prioritas utama.
“Dengan semangat transformasi dan tata kelola yang baik, kami optimistis dapat terus tumbuh secara sehat dan berkelanjutan di masa mendatang,” katanya.
Ke depan, Jasaraharja Putera membidik pertumbuhan yang sehat melalui tata kelola kuat, inovasi layanan, dan penguatan bisnis berkelanjutan. (*)
Editor: Yulian Saputra


