Poin Penting
- SIAC 2026 di Solo diikuti lebih dari 80 seniman dari 28 negara dengan tema Rewriting Tomorrow.
- Ajang ini menjadi sarana promosi seni, budaya, dan pariwisata Indonesia di tingkat internasional.
- Rangkaian acara mencakup workshop, artist talks, culture parade, dan pameran karya pada 23–25 Juli 2026.
Solo – Yayasan Jagoan Indonesia bersama The Asian Post (member of Infobank Media Group) menghadirkan lebih dari 80 seniman dari 28 negara untuk berkarya di Solo International Art Camp (SIAC) ke-5, di Sasana Krida Kusuma, Surakarta, pada 16-23 Juli 2026. Tema yang diangkat pada SIAC 2026 adalah Rewriting Tomorrow.
“Jumlah peserta terus meningkat, dari SIAC pertama hanya hanya diikuti 12 negara, terus menjadi 15 negara, 20 negara, 22 negara, dan pada kali ini diikuti seniman dari 28 negara. Jadi acara ini telah mendapatkan perhatian dari para seniman dari manca negara dan bisa meningkatkan pariwisata terutama bidang seni rupa, sehingga kami berharap ke depan bisa mendapatkan dukungan dari berbagai pihak terutama pemerintah,” ujar KRHT Sulistyo Hadinagoro, Commander SIAC, pada acara gala dinner dan pembukaan SIAC 5th 2026 di Sasana Krida Kusuma, Kamis 16 Juli 2026.
Baca juga: Bukan Sekadar Ramah, Bos Infobank Ungkap Kunci Perbankan Taklukkan Hati Nasabah
Menurutnya, penyelenggaraan SIAC bertujuan untuk memperkenalkan karya seniman internasional kepada masyarakat, mempromosikan dialog dan kerjasama antarbudaya, serta memperkuat jaringan persahabatan internasional.
Selain itu, acara ini juga mendukung perluasan pengakuan terhadap kekayaan budaya Solo di kancah internasional.

Mayor Jenderal TNI Endro Satoto SIP MM M.Han, yang mewakili Marsekal TNI (Purn) Hadi Tjahjanto selaku Dewan Penasihat Yayasan Jagoan Indonesia yang berhalangan hadir, dalam sambutannya mengatakan, SIAC merupakan bukti bahwa seni memiliki kekuatan untuk membangun dialog, mempererat persaudaraan, serta memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada dunia.
“Beliau menitipkan apresiasi dan dukungan atas terselenggaranya kegiatan SIAC yang telah menjadi wadah pertemuan para seniman dari berbagai daerah dan negara, serta menjadi ruang untuk memperkuat hubungan antar bangsa melalui seni budaya,” ujar Kepala Lembaga Pengembangan Pertahanan Negara UNHAN ini.
Jemmy Atmadja, Presiden Direktur Maximus Insurance yang juga duduk sebagai Dewan Pembina Yayasan Jagoan Indonesia mengatakan, SIAC adalah kegiatan yang patut untuk didukung oleh berbagai pihak karena mengusung spirit untuk memperkenal karya seni oleh para seniman dunia kepada masyarakat Indonesia sekaligus memperkenalkan budaya bangsa Indonesia kepada para seniman dari mancanegara.
“Masyarakat bisa menyaksikan, mendapatkan inspirasi dan berinteraksi langsung dengan para seniman dunia. Di sisi lain, kita bisa memperkenal kepada para seniman dunia tentang budaya dan pariwisata Indonesia, terutama budaya Jawa,” ujar Jemmy kepada Infobanknews di Solo (16/7).

Seperti penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya, SIAC 2026 diisi dengan rangkaian kegiatan yang meliputi: Workshop: yaitu pembuatan karya seni dua dan tiga dimensi oleh seniman yang
berpartisipasi pada 17-22 Juli 2026 di Gedung Sasana Krida Kusuma.
Artist Talks, di mana seniman berbagi inspirasi dan perjalanan kreatif mereka pada 17-22 Juli 2026 di Gedung Sasana Krida Kusuma.
Baca juga: Infobank Media Group Bersama Lembaga Keuangan Menanam Pohon Mangrove yang ke-50.000 di Pulau Pari
Culture Parade, dengan pakaian tradisional dari berbagai negara pada 19 Juli 2026 di Car Free Day Jl. Slamet Riyadi, rute start dari Lodji Gandrung hingga finish di Pura Mangkunegaran.
Kunjungan ke situs budaya dan galeri seni di Solo. Kemudian hasil karya para seniman peserta SIAC 5th akan dipamerkan untuk umum pada 23-25 Juli 2026.
SIAC yang diinisasi oleh Yayasan Jagoan Indonesia selama satu dekade dan tahun ini kembali didukung oleh The Asian Post (Infobank Media Group) dan sejumlah sponsor diantaranya Maximus Insurance, Bank Jateng, Bank Central Asia, Mandom, Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI), dan Orang Tua Group. (*) KM


