Poin Penting
- J Trust Bank menghimpun dana tabungan berbasis dampak lingkungan melalui TORA Green Savings dan Blue Ocean Savings sepanjang 2025
- Dana dialokasikan ke program pemulihan ekosistem darat dan pesisir, termasuk penanaman mangrove dan inisiatif kelautan
- Seluruh program disertai sistem monitoring dan evaluasi untuk memastikan dampak yang terukur dan transparan.
Jakarta – Di tengah meningkatnya risiko perubahan iklim dan tekanan terhadap ekosistem pesisir maupun laut, industri perbankan mulai mengembangkan pendekatan baru dalam pengelolaan produk simpanan yang dikaitkan langsung dengan aktivitas pemulihan lingkungan.
Salah satunya dilakukan PT Bank JTrust Indonesia Tbk atau JTrust Bank melalui produk TORA Green Savings dan Blue Ocean Savings yang mengintegrasikan aktivitas tabungan dengan pendanaan proyek restorasi lingkungan di dalam negeri.
Sepanjang 2025, TORA Green Savings menghimpun dana lebih dari Rp59 juta yang kemudian dialokasikan untuk proyek pemulihan lingkungan, termasuk program penanaman mangrove di Pulau Harapan, Kepulauan Seribu, bersama Carbon Ethics dengan nilai kegiatan sekitar Rp17,6 juta.
Mangrove yang ditanam dalam program tersebut berfungsi sebagai pelindung alami garis pantai dari abrasi, penahan gelombang ekstrem, serta habitat penting bagi biota laut, sekaligus memiliki kemampuan serapan karbon yang tinggi.
Baca juga: Empat Direksi Bank JTrust Kompak Borong Saham BCIC
Implementasi program tidak berhenti pada penanaman, tetapi dilengkapi dengan pemantauan selama tiga tahun, laporan berkala, serta dashboard monitoring digital untuk memastikan perkembangan vegetasi dan dampak lingkungan dapat terukur secara transparan.
Di sisi lain, Blue Ocean Savings mencatat penghimpunan dana lebih dari Rp73,6 juta hingga akhir 2025. Dana tersebut berasal dari kontribusi perusahaan serta partisipasi sekitar 310 rekening nasabah di berbagai cabang J Trust Bank.
Dana yang terhimpun kemudian diarahkan untuk mendukung sejumlah inisiatif konservasi laut bersama mitra seperti Members of Nature, Sungai Watch, Divers Clean Action, Konservasi Indonesia, dan Pandawara.
Salah satu program yang tengah disiapkan adalah adopsi bayi penyu dan pelepasliaran tukik ke habitat laut yang direncanakan berlangsung pada 2026, dengan opsi lokasi di Bali atau Kalimantan serta kebutuhan anggaran sekitar Rp35,9 juta. Program tersebut juga dilengkapi sistem pelaporan dan evaluasi dampak secara terukur.
“Melalui kedua produk ini, aktivitas perbankan tidak hanya berhenti pada fungsi simpanan, tetapi juga terhubung dengan mekanisme pembiayaan yang diarahkan pada proyek pemulihan lingkungan yang terukur,” ujar Ritsuo Fukadai, Direktur Utama J Trust Bank dikutip 26 Mei 2026.
Baca juga: JTrust Bank Berharap Dana Segar Rp200 Triliun Bisa Ditempatkan di Bank Swasta
Ia menambahkan, struktur produk memungkinkan transaksi finansial nasabah memiliki keterkaitan langsung dengan output lingkungan yang dapat dipantau secara berkala.
“Keputusan finansial sehari-hari dapat menjadi bagian dari mekanisme yang berkontribusi pada perbaikan kondisi lingkungan,” imbuhnya. (*)


