Poin Penting
- J Trust Bank menargetkan total aset mencapai Rp100 triliun dalam lima tahun ke depan.
- Hingga kuartal I 2026, total aset J Trust Bank tercatat Rp38,93 triliun.
- Perseroan juga menargetkan jumlah nasabah meningkat dari 120.000 menjadi sekitar 200.000.
Jakarta – PT Bank JTrust Indonesia Tbk (J Trust Bank) membidik total aset mencapai Rp100 triliun dalam lima tahun ke depan. Target tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan memperluas bisnis perbankan di Indonesia sekaligus memperkuat kerja sama ekonomi Indonesia-Jepang.
Direktur Utama J Trust Bank Ritsuo Fukadai mengatakan, pertumbuhan aset tersebut akan ditempuh melalui ekspansi bisnis perseroan di Tanah Air.
“Dalam lima tahun ke depan target aset Rp100 triliun. Saat ini aset kita Rp40 triliun,” ujar Ritsuo usai groundbreaking pembangunan gedung kantor pusat anyar, di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Kamis, 27 Agustus 2026.
Baca juga: J Trust Bank Cetak Laba Rp56,32 Miliar pada Kuartal I 2026
Dengan target tersebut, bank yang dimiliki investor asal Jepang ini otomatis harus menaikkan aset sekitar 2,5 kali lipat dalam lima tahun mendatang.
Berdasarkan laporan kinerja perseroan, hingga kuartal I 2026 J Trust Bank mencatat laba bersih sebesar Rp56,32 miliar. Kinerja tersebut ditopang oleh strategi bisnis yang berfokus pada ekspansi kredit secara pruden, disiplin manajemen risiko, serta pengelolaan likuiditas dan permodalan yang hati-hati.
Pada periode yang sama, total aset J Trust Bank mencapai Rp38,93 triliun. Sementara itu, portofolio kredit tercatat sebesar Rp26,40 triliun.
Di sisi pendanaan, J Trust Bank membukukan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar Rp32,80 triliun, menunjukkan kepercayaan nasabah yang terus terjaga terhadap layanan dan kapabilitas bisnis perseroan.
Bangun Kantor Pusat Baru di Tanah Abang
Sejalan dengan strategi ekspansi bisnis, J Trust Bank juga memperkuat fondasi operasional melalui pembangunan gedung kantor pusat baru bernama J Trust Bank City Tower di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Pembangunan gedung tersebut ditandai dengan groundbreaking pada Kamis, 27 Agustus 2026.
Berlokasi dekat kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), menara setinggi 24 lantai tersebut diharapkan menjadi bagian penting dalam memperkuat kehadiran dan mendukung pertumbuhan bisnis J Trust Bank di Indonesia.
Proyek pembangunan gedung ini dipercayakan kepada PT Tatamulia Nusantara Indah (TATA), yang 67 persen sahamnya dimiliki oleh Toda Corporation dari Jepang.
Baca juga: RUPST J Trust Bank Ubah Susunan Direksi, Raja Pardede Masuk Jajaran Manajemen
Kolaborasi tersebut sekaligus memperkuat nilai proyek sebagai simbol kerja sama investasi dan bisnis antara Jepang dan Indonesia.
“Pembangunan J Trust Bank City Tower ini merupakan tonggak sejarah yang sangat penting dalam perjalanan kami di Indonesia. Hal ini merupakan wujud keyakinan kami yang kuat terhadap masa depan ekonomi Indonesia, sekaligus menunjukkan komitmen jangka panjang J Trust Bank untuk terus tumbuh, berinovasi, dan memberikan layanan yang lebih bernilai bagi nasabah kami,” bebernya.
Targetkan 200.000 Nasabah
Selain mengejar pertumbuhan aset, J Trust Bank juga membidik peningkatan jumlah nasabah. Setelah pembangunan kantor pusat baru rampung, perseroan menargetkan jumlah nasabah mencapai sekitar 200.000 akun.
Saat ini, J Trust Bank memiliki sekitar 120.000 nasabah yang terdiri atas nasabah individu dan korporasi.
“Targetnya menjadi 200 ribu,” kata Ritsuo.
Dengan target aset Rp100 triliun, portofolio kredit Rp26,40 triliun, pembangunan kantor pusat hingga peningkatan jumlah nasabah, J Trust Bank tengah menyiapkan ekspansi bisnis dalam skala yang lebih besar di Indonesia. (*)
Editor: Yulian Saputra


