Terlebih, kata dia, meski BI akan menurunkan suku bunganya di tahun ini, namun, dari sisi sektor perbankan tidak mudah bagi bank untuk menurunkan suku bunga kredit dan depositonya. Hal ini sejalan dengan isu masalah likuiditas perbankan, kendati beberapa bank khususnya kelompok bank BUKU IV mengklaim likuiditasnya masih cukup aman.
Baca juga: Kenaikan Fed Rate Tekan Bunga Acuan BI
“Ini juga ada isu likuiditas. Itu juga enggak mudah bagi bank penurunan suku bunga. Artinya kalau BI rate turun belum tentu diikuti perbankan yang memang punya persoalan dengan masalah likuiditas,” tugasnya.
Oleh sebab itu, kata dia, agar bisa sejalan dengan kebijkan moneter Bank Sentral, pemerintah harus tetap melakukan koordinasi untuk menjaga situasi pasar. Terutama, lanjut dia, pemerintah yang akan mengeluarkan surat utang (obligasi) dikhawatirkan akan berdampak pada likuiditas perbankan di tahun ini. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Poin Penting Danantara menyatakan dukungan penuh terhadap reformasi pasar modal yang digulirkan OJK, termasuk kebijakan… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo bertemu tokoh dan ormas Islam di Istana untuk berdiskusi dan menampung… Read More
Poin Penting Pemerintah menanggapi peringatan MSCI dengan berkomitmen meningkatkan transparansi pasar modal, termasuk terkait porsi… Read More
Poin Penting IHSG ditutup menguat 2,52 persen ke level 8.122,59 pada perdagangan 3 Februari 2026.… Read More
Poin Penting Bank KBMI 2 berada di posisi serbatanggung: ekspektasi pasar naik, tapi daya saing… Read More
Poin Penting Platform emas digital JWR runtuh dan membekukan dana investor hingga puluhan triliun rupiah… Read More