Jakarta–Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution mengungkapkan, strategi pemerintah untuk mendorong iklim investasi di Indonesia bergairah tahun ini.
Langkah nyata yang akan dilakukannya yakni membuat sebuah kebijakan pajak progresif terkait kepemilikan tanah.
Ia menceritakan sejauh ini banyak orang investasi di tanah. Hal ini memicu harga tanah menjadi mahal. Padahal belum tentu tanah yang dibeli tersebut produktif.
“Dengan kebijakan tersebut, diharapkan investasi orang ke depan tidak hanya tanah. Harapannya ke instrumen lain seperti saham, tabungan atau sun,” kata Darmin di acara penganugrahan 100 Fastest Growing Companies Award yang digelar Infobank di Jakarta, Kamis, 26 Januari 2017. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Poin Penting Pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri mencapai Rp316 triliun pada 2025, tumbuh 8% yoy, terdiri… Read More
Poin Penting Aset industri pembiayaan 2025 terkontraksi 0,01 persen, dengan pertumbuhan piutang hanya 0,61 persen,… Read More
Poin Penting Juda Agung resmi dilantik sebagai Wakil Menteri Keuangan, menggantikan Thomas Djiwandono yang menjadi… Read More
Poin Penting Maraknya penagihan intimidatif berdampak pada kebijakan perusahaan pembiayaan, yang kini memperketat prinsip kehati-hatian… Read More
Poin Penting Bank Mandiri menargetkan pertumbuhan kredit 2026 di atas rata-rata industri, sejalan dengan proyeksi… Read More
Info Penting Jual beli kendaraan STNK only dinyatakan ilegal, karena BPKB adalah satu-satunya bukti kepemilikan… Read More