News Update

Ini Strategi Pemerintah Atasi Tanah Nganggur

Sayangnya saat ditanya lebih jauh terkait kebijakan tersebut, Darmin belum mau menjawabnya lebih detail. Ia hanya mengatakan aturan tersebut terpisah dari Paket kebijakan ekonomi. Model kebijakannya seperti big bank policy.

(Baca juga: Pemerintah Siapkan Kebijakan Pangan Jangka Menengah)

Berdasarkan sumber Infobank, pemerintah sendiri rencananya akan membagi-bagikan tanah untuk mengatasi kesenjangan yang ada di masyarakat berupa landing form. Hal ini mengingat adanya jutaan hektar tanah yang menganggur.

Sebelumnya, Ketua Tim Ahli Wakil Presiden RI Sofjan Wanandi menerangkan, saat ini aturan tersebut tengah digodok oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu) bersama dengan Kementerian Agraria dan Tata Ruang. (Bersambung ke halaman berikutnya)

Page: 1 2 3

Dwitya Putra

Recent Posts

Dilantik jadi Wamenkeu, Juda Agung Ungkap Arahan Prabowo

Poin Penting Juda Agung resmi dilantik sebagai Wakil Menteri Keuangan, menggantikan Thomas Djiwandono yang menjadi… Read More

3 hours ago

APPI Beberkan Dampak Kekerasan Debt Collector dan Jual Beli STNK Only

Poin Penting Maraknya penagihan intimidatif berdampak pada kebijakan perusahaan pembiayaan, yang kini memperketat prinsip kehati-hatian… Read More

3 hours ago

Bank Mandiri Targetkan Kredit 2026 Tetap di Atas Rata-Rata Industri

Poin Penting Bank Mandiri menargetkan pertumbuhan kredit 2026 di atas rata-rata industri, sejalan dengan proyeksi… Read More

3 hours ago

CEO Infobank: Jual Beli Kendaraan STNK Only Ilegal dan Berisiko Pidana

Info Penting Jual beli kendaraan STNK only dinyatakan ilegal, karena BPKB adalah satu-satunya bukti kepemilikan… Read More

4 hours ago

Presiden Prabowo Lantik Juda Agung Jadi Wamenkeu

Poin Penting Juda Agung resmi dilantik sebagai Wamenkeu untuk sisa masa jabatan 2024–2029 melalui Keppres… Read More

4 hours ago

DPLK Avrist Targetkan Nasabah Tumbuh 15 Persen di 2026

Poin Penting DPLK Avrist menargetkan pertumbuhan nasabah 15% hingga akhir 2026 dari total lebih 29… Read More

4 hours ago