News Update

Ini Strategi Pemerintah Atasi Tanah Nganggur

Jakarta–Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution mengungkapkan, strategi pemerintah untuk mendorong iklim investasi di Indonesia bergairah tahun ini.

Langkah nyata yang akan dilakukannya yakni membuat sebuah kebijakan pajak progresif terkait kepemilikan tanah.

Ia menceritakan sejauh ini banyak orang investasi di tanah. Hal ini memicu harga tanah menjadi mahal. Padahal belum tentu tanah yang dibeli tersebut produktif.

“Dengan kebijakan tersebut, diharapkan investasi orang ke depan tidak hanya tanah. Harapannya ke instrumen lain seperti saham, tabungan atau sun,” kata Darmin di acara penganugrahan 100 Fastest Growing Companies Award yang digelar Infobank di Jakarta, Kamis, 26 Januari 2017. (Bersambung ke halaman berikutnya)

Page: 1 2 3

Dwitya Putra

Recent Posts

Transaksi MADINA Bank Muamalat Tembus Rp. 48 triliun pada akhir 2025.

Bank Muamalat Indonesia mencatat kinerja yang solid untuk layanan cash management system bernama Muamalat Digital… Read More

3 hours ago

BTN Salurkan KUR Rp2,72 Triliun hingga Maret 2026, Perkuat Beyond Mortgage

Poin Penting BTN telah menyalurkan KUR Rp2,72 triliun hingga Maret 2026, didominasi KUR kecil (75%)… Read More

4 hours ago

Sejak 1976, BTN Salurkan KPR Rp530 Triliun untuk 6 Juta Rumah

Poin Penting BTN telah menyalurkan 6 juta unit KPR sejak 1976 hingga April 2026 dengan… Read More

4 hours ago

ALTO Luncurkan ASKARA Connect dan Collab, Perkuat Pengelolaan Transaksi Digital

Poin Penting ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab untuk mengintegrasikan pemantauan, pengelolaan, dan analisis… Read More

4 hours ago

BTN Targetkan Penyaluran KPR Capai 400 Ribu Unit per Tahun

Poin Penting optimistis pertumbuhan KPR tetap positif dalam 3–5 tahun ke depan, dengan target peningkatan… Read More

4 hours ago

ALTO Network Proses 30 Juta Transaksi Harian, QRIS jadi Kontributor Terbesar

Poin Penting ALTO Network memproses ~30 juta transaksi per hari hingga Maret 2026, dengan kontribusi… Read More

4 hours ago