Menurut Joseph, seharusnya porsi penyaluran kredit harus mempertimbangkan realisasi dan proyeksi pertumbuhan ekonomi, sehingga langkah tersebut bisa menghindari potensi kredit macet dan sekaligus sebagai upaya mengoptimalkan manajemen risiko.
Baca juga: Kemampuan Bank Tangani NPL Tetap Bagus
“Yang disayangkan, lending rate perbankan tidak mau diturunkan di saat omzet perusahaan-perusahaan mengalami penurunan. Kredit pun tidak terserap, bahkan tren NPL bank juga terus naik,” paparnya.
Joseph memerkirakan, pertumbuhan ekonomi di China pada tahun ini akan mengalami kontinuasi penurunan, karena China akan menjaga impor dan menjaga stabilitas harga batubara. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengusulkan pengambilalihan PNM dari BPI Danantara untuk dijadikan… Read More
Poin Penting Keamanan OCTO Biz diperkuat dengan sistem berlapis termasuk enkripsi data, autentikasi pengguna, dan… Read More
Poin Penting KB Bank Syariah menghadirkan layanan deposito digital melalui aplikasi BISA Mobile untuk memperluas… Read More
Poin Penting Defisit APBN kuartal I 2026 mencapai Rp240,1 triliun (0,93 persen PDB), lebih tinggi… Read More
Poin Penting: Ketua Banggar DPR menolak pengurangan subsidi BBM karena dinilai membebani masyarakat kecil. Penyesuaian… Read More
Poin Penting Kenaikan tiket pesawat domestik dibatasi 9-13% untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah… Read More