Ini Besaran THR ASN yang akan Cair Awal Ramadan 2026

Ini Besaran THR ASN yang akan Cair Awal Ramadan 2026

Poin Penting

  • Pemerintah menyiapkan THR ASN 2026 sebesar Rp55 triliun yang ditargetkan cair pada awal Ramadan.
  • Nominal THR ditentukan berdasarkan golongan, dengan kisaran mulai Rp2,2 juta hingga hampir Rp7,8 juta.
  • Penerima diimbau memastikan data dan rekening aktif agar pencairan THR berjalan lancar.

Jakarta - Pemerintah menyiapkan anggaran tunjangan hari raya (THR) aparatur sipil negara (ASN) 2026 sebesar Rp55 triliun. Dana tersebut ditargetkan cair pada awal Ramadan.

Anggaran dialokasikan bagi ASN, prajurit TNI, anggota Polri, dan pensiunan. Kebijakan ini menjadi bagian dari belanja negara untuk menjaga daya beli dan mendukung pertumbuhan ekonomi pada triwulan I 2026.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pencairan THR diupayakan berlangsung pada awal masa puasa. Namun, tanggal pastinya masih menunggu keputusan pemerintah.

“Ada pasti nanti (pencairan THR ASN). Tapi, saya tidak tahu tanggal pastinya, yang jelas di awal-awal puasa kita harapkan sudah bisa kita salurkan,” kata Purbaya saat ditemui media usai acara Indonesia Economic Outlook 2026 di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat, 13 Februari 2026.

Baca juga: Menteri Purbaya Pastikan THR PNS 2026 Dibayar Awal Puasa, Ini Rinciannya

Anggaran THR tahun ini meningkat dari tahun sebelumnya yang berada di kisaran Rp49,4 triliun. Pemerintah berharap percepatan belanja negara, termasuk pencairan THR, dapat menopang konsumsi rumah tangga menjelang Ramadan dan Idul Fitri.

Masuk Belanja Negara Triwulan I 2026

Belanja pemerintah pada triwulan I 2026 diproyeksikan mencapai Rp809 triliun. Anggaran tersebut mencakup program Makan Bergizi Gratis Rp62 triliun, rehabilitasi dan rekonstruksi bencana Sumatra Rp6 triliun, serta paket stimulus ekonomi Rp13 triliun.

Pemerintah menilai realisasi belanja negara yang tepat waktu diperlukan untuk menjaga pertumbuhan ekonomi tetap stabil. Proyeksi pertumbuhan ekonomi pada triwulan pertama 2026 diperkirakan berada pada kisaran 5,5-6 persen.

Baca juga: Purbaya Siapkan Rp55 Triliun untuk THR ASN, TNI, dan Polri

Selain belanja pemerintah, dorongan investasi juga diperkuat melalui pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), proyek perumahan, dan groundbreaking proyek hilirisasi Danantara yang nilainya mencapai sekitar Rp110 triliun.

Estimasi Besaran THR ASN 2026

Penentuan nominal THR bagi ASN mengacu pada struktur gaji dan menyesuaikan dengan pangkat serta golongan masing-masing. Meski demikian, pemerintah belum menetapkan besaran pasti THR tahun ini. Berikut ini perkiraannya:

  • Golongan I: Rp2,2 juta – Rp2,8 juta
  • Golongan II: Rp3 juta – Rp4 juta
  • Golongan III: Rp3,8 juta – Rp5,4 juta
  • Golongan IV: Rp5,8 juta – Rp7,8 juta

Kebijakan pemberian THR tetap mengacu pada regulasi pemerintah mengenai tunjangan hari raya bagi aparatur negara dan pensiunan.


Daftar Penerima THR 2026

Selain pensiunan, pihak-pihak yang berhak menerima THR antara lain:

  • Aparatur Sipil Negara (ASN), termasuk PNS dan PPPK
  • Anggota TNI dan Polri
  • Pejabat negara
  • Pensiunan PNS, TNI, dan Polri
  • Pekerja atau karyawan swasta yang memenuhi syarat sesuai ketentuan ketenagakerjaan

Skema ini bertujuan menjaga konsumsi masyarakat menjelang hari besar keagamaan sekaligus mendukung stabilitas ekonomi nasional.

Baca juga: THR ASN, TNI dan Polri Sudah 100 Persen Dibayar, Ini Rinciannya

Cara Pencairan THR agar Tidak Terkendala

Agar proses pencairan berjalan lancar, para pensiunan dan penerima manfaat disarankan:

  • Memastikan rekening bank aktif dan tidak bermasalah.
  • Mengecek status kepesertaan di PT Taspen.
  • Segera memperbarui data pribadi seperti alamat atau ahli waris jika ada perubahan.
  • Memantau informasi resmi pemerintah terkait jadwal pencairan terbaru.

Pemerintah juga menegaskan bahwa jadwal pencairan dapat menyesuaikan penetapan awal Ramadan dan keputusan resmi pemerintah.

Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) menetapkan awal puasa atau 1 Ramadhan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Ketetapan tersebut diumumkan usai diputuskan melalui Sidang Isbat yang digelar di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa, 17 Februari 2026. (*)

Editor: Yulian Saputra

Halaman12

Related Posts

News Update

Netizen +62