Poin Penting
- Investor asing mencatat net foreign buy Rp1,06 triliun di seluruh pasar pada 3 September 2026.
- Saham BMRI menjadi yang paling banyak diborong asing dengan nilai Rp471,38 miliar.
- Meski terjadi inflow, net foreign sell asing secara ytd masih mencapai Rp68,02 triliun.
Jakarta – Aliran dana investor asing atau net foreign buy ke pasar saham RI, berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) di seluruh pasar tercatat masuk senilai Rp1,06 triliun pada perdagangan Kamis, 3 September 2026.
Sedangkan, net foreign buy secara reguler sebesar Rp1,10 triliun, dengan saham-saham mayoritas yang dibeli investor asing berasal dari sektor perbankan.
Meski demikian, net foreign sell secara year-to-date (ytd) sejak awal 2026 masih tercatat senilai Rp68,02 triliun.
Baca juga: OJK Klaim Minat Investor Asing Akuisisi Bank di RI Masih Tinggi
Berdasarkan hal tersebut, dari Philip Sekuritas Indonesia telah mencatat lima saham terbanyak yang diborong oleh investor asing, antara lain:
- PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI): Rp471,38 miliar
- PT Bank Central Asia Tbk (BBCA): Rp207,10 miliar
- PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN): Rp131,92 miliar
- PT ANTAM (Persero) Tbk (ANTM): Rp108,95 miliar
- PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO): Rp95,05 miliar.
Adapun hal itu sejalan dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan kemarin (3/9) yang ditutup melanjutkan penguatannya ke level 6.667,89 dari level 6.595,77 atau meningkat sebanyak 1,09 persen.
Baca juga: 402 Saham Hijau, IHSG Ditutup Lanjut Menguat pada Posisi 6.667
Lalu berdasarkan statistik RTI Business, tercatat 213 saham terkoreksi, 402 saham menguat, dan 180 saham tetap tidak berubah.
Tercatat pula sebanyak 40,79 miliar saham telah diperdagangkan, dengan 2,49 juta kali frekuensi perpindahan tangan, dan total nilai transaksi Rp18,64 triliun. (*)
Editor: Yulian Saputra


