Poin Penting
- IHSG turun 0,12 persen ke level 6.518,12 sepanjang 24-28 Agustus 2026.
- BYAN menjadi pemberat terbesar, menyumbang penurunan 16,70 poin ke IHSG.
- BBRI, AMRT, BREN, dan TLKM juga masuk lima saham top laggards sepekan.
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah sepanjang perdagangan 24-28 Agustus 2026. IHSG turun 0,12 persen ke level 6.518,12 dari posisi 6.525,69 pada pekan sebelumnya.
Pelemahan IHSG turut diikuti penurunan kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) sebesar 0,16 persen menjadi Rp11.431 triliun dari Rp11.449 triliun pada pekan sebelumnya.
Baca juga: IHSG Sepekan Melemah 0,12 Persen, Kapitalisasi Pasar jadi Rp11.431 Triliun
Di tengah pelemahan tersebut, BEI mencatat lima saham yang menjadi top laggards atau pemberat utama pergerakan IHSG sepanjang pekan.
PT Bayan Resources Tbk (BYAN) menjadi saham yang memberikan tekanan terbesar terhadap IHSG. Saham BYAN menyumbang penurunan 16,70 poin, dengan harga saham melemah 6,57 persen.
Berikut lima saham yang menjadi pemberat IHSG sepanjang pekan 24-28 Agustus 2026:
- PT Bayan Resources Tbk (BYAN) menyumbang penurunan tertinggi sebesar 16,70 poin ke IHSG, dengan harga saham yang melemah 6,57 persen
- PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) menyumbang sebanyak 5,84 poin ke pelemahan IHSG, dengan harga saham yang turun 1,24 persen
- PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) menyumbang penurunan sebanyak 3,90 poin ke IHSG, dengan harga saham yang merosot 6,94 persen
- PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) menyumbang pelemahan sebanyak 3,87 poin ke IHSG, dengan harga saham yang turun 2,89 persen
- PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) memberikan 3,69 poin ke penurunan IHSG dan harga sahamnya melemah sebanyak 1,53 persen.
Aktivitas Transaksi Turut Melemah
Pelemahan IHSG juga terjadi bersamaan dengan penurunan sejumlah indikator aktivitas perdagangan saham.
Rata-rata nilai transaksi harian BEI turun 1,84 persen menjadi Rp15,29 triliun dari Rp15,57 triliun pada pekan sebelumnya.
Kemudian rata-rata volume transaksi harian juga turun 28,33 persen menjadi 36,05 miliar lembar saham dari 50,30 miliar lembar saham pada pekan sebelumnya.
Baca juga: IHSG Ditutup Berbalik Turun ke Posisi 6.518
Sementara itu, rata-rata frekuensi transaksi harian turun 2,64 persen menjadi 2,15 juta kali transaksi dari 2,21 juta kali transaksi pada pekan lalu.
Investor Asing Catat Net Sell
Dari sisi investor asing, pada perdagangan Jumat (28/8), investor asing tercatat membukukan nilai jual bersih sebesar Rp482,24 miliar.
Secara kumulatif sepanjang 2026, investor asing telah mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp70,36 triliun. (*)
Editor: Yulian Saputra


