Poin Penting
- Danantara mengintegrasikan bahan bangunan, pengembang, kontraktor, dan pembiayaan.
- Sinergi Himbara diarahkan untuk menghadirkan pembiayaan rumah yang lebih terjangkau.
- Lebih dari 120.000 pilihan properti tersedia dari 130 lebih pengembang.
Jakarta – Danantara memperkuat ekosistem perumahan untuk memperluas akses masyarakat terhadap hunian terjangkau. Langkah ini menghubungkan industri bahan bangunan, pengembang, kontraktor, hingga layanan pembiayaan.
CEO BPI Danantara Rosan Roeslani mengatakan kolaborasi lintas sektor menjadi kebutuhan penting. Ekosistem tersebut ditujukan untuk mendukung hunian layak sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Danantara Housing Expo 2026 merupakan wujud dukungan Danantara Indonesia bersama seluruh ekosistem BUMN terhadap program 3 juta rumah yang menjadi program prioritas,” kata Rosan seperti dikutip dari Antara.
Danantara Perkuat Ekosistem dan Pembiayaan Perumahan
Rosan menyebut penguatan ekosistem diarahkan pada tiga kebutuhan utama masyarakat. Ketiganya mencakup pasokan rumah, pembiayaan kompetitif, serta kemudahan akses.
Dari sisi pasokan, kualitas rumah harus berjalan beriringan dengan harga terjangkau. Sementara pembiayaan membutuhkan sinergi lembaga keuangan dalam ekosistem BUMN.
Danantara mendorong kolaborasi bank-bank Himbara dengan lembaga keuangan lainnya. Sinergi tersebut diharapkan membuka pembiayaan perumahan dengan skema lebih terjangkau.
“Memberikan skema pembiayaan yang kompetitif, terjangkau, melalui sinergi bank-bank Himbara dan lembaga keuangan lainnya yang berada di bawah ekosistem BUMN, serta akses yang lebih mudah bagi masyarakat,” ujarnya.
Baca juga: BNI Hadirkan KPR Cermat di Danantara Housing Expo 2026, Cicilan Bisa Lebih Ringan
Kebutuhan hunian kini menjadi salah satu kebutuhan yang sangat prioritas. Karena itu, Danantara bersama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman mempercepat pemenuhan kebutuhan rumah.
Menteri PKP Maruarar Sirait menilai integrasi pelaku perumahan dapat memudahkan masyarakat mencari hunian. Platform tersebut juga mempertemukan masyarakat dengan pengembang dan perbankan.
“Kami berharap masyarakat semakin mudah mendapatkan informasi untuk memilih rumah yang sesuai dengan kebutuhan dan mendapatkan akses pembiayaan yang sesuai,” ujar Maruarar.
Bahan Bangunan Jadi Bagian Rantai Perumahan
Integrasi ekosistem juga mencakup penyediaan bahan bangunan untuk mendukung efisiensi konstruksi. PT Semen Indonesia (Persero) Tbk menyediakan solusi melalui produk Bata Interlock Presisi.
Produk tersebut diklaim mampu mempercepat pembangunan sekaligus mengoptimalkan penggunaan material. Langkah itu menjadi bagian dukungan terhadap percepatan penyediaan rumah.
Baca juga: Tekan Backlog Perumahan, Bank BSN Luncurkan Inovasi Program ‘BSN Siap KPR’
Direktur Utama SIG Indrieffouny Indra mengatakan inovasi tersebut memperkuat komitmen perusahaan. Fokusnya mencakup kecepatan, efisiensi, kualitas, serta keberlanjutan pembangunan rumah.
Komitmen itu diarahkan untuk mendukung pemerintah menjalankan program pembangunan tiga juta rumah. Industri bahan bangunan pun ditempatkan sebagai bagian penting dalam ekosistem tersebut.
Puluhan Ribu Unit Rumah Ditawarkan
Danantara Housing Expo 2026 berlangsung pada 27 hingga 30 Agustus 2026. Pameran tersebut menghadirkan lebih dari 120.000 pilihan properti dari 130 lebih pengembang.
Pilihan hunian terbagi dalam tiga zona berdasarkan kebutuhan dan kemampuan konsumen. Ketiganya meliputi First Home, Family Home, dan Premium Living.
Pengembang BUMN membawa sekitar 16.559 unit dari 98 proyek perumahan. Proyek tersebut tersebar di 23 provinsi dengan nilai inventori mencapai Rp9,79 triliun.
Baca juga: Danantara Housing Expo 2026 Hadirkan 100 Ribu Unit Hunian, KPR Mulai 2,75 Persen
Dari jumlah tersebut, sebanyak 6.611 unit ditujukan bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Sementara itu, sebanyak 9.948 unit lainnya merupakan hunian non-MBR.
Skema tersebut menunjukkan upaya memperluas pilihan hunian berdasarkan kemampuan konsumen. Integrasi antarpelaku juga menjadi kunci agar akses rumah tidak berhenti pada sisi pasokan.
Dengan penguatan pasokan dan pembiayaan, Danantara berupaya memperluas akses masyarakat terhadap hunian. Integrasi ekosistem perumahan menjadi instrumen untuk mempercepat penyediaan rumah yang terjangkau. (*)
Editor: Yulian Saputra


