Poin Penting
- IHSG sesi I Senin (7/9) turun 0,12 persen ke level 6.628,18.
- Sebanyak 293 saham menguat, sedangkan 292 saham terkoreksi.
- Sektor energi dan kesehatan menguat paling tinggi, sementara properti dan teknologi melemah.
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I, Senin (7/9), ditutup berbalik melemah ke level 6.628,18 atau turun 0,12 persen dari posisi sebelumnya di 6.636,47.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 24,56 miliar saham diperdagangkan hingga sesi I. Frekuensi transaksi mencapai1,32 juta kali dengan total nilai transaksi sebesar Rp8,47 triliun.
Dari perdagangan tersebut, sebanyak 292 saham terkoreksi, 293 saham menguat, dan 203 saham tidak mengalami perubahan.
Baca juga: Syailendra Research: Pasar Keuangan Kompak Menguat, Rupiah dan IHSG Jadi Penopang
Meski IHSG melemah, mayoritas sektor tercatat bergerak positif. Sektor energi menjadi penguat terbesar dengan kenaikan 1,61 persen, diikuti sektor kesehatan yang naik 1,53 persen.
Selanjutnya, sektor transportasi menguat 0,47 persen, industrial naik 0,42 persen, non-siklikal meningkat 0,26 persen, dan infrastruktur bertambah 0,22 persen.
Sementara itu, beberapa sektor masih berada di zona merah. Sektor properti turun 0,54 persen, teknologi melemah 0,46 persen, dan sektor keuangan terkoreksi 0,43 persen.
Kemudian, sektor bahan baku turun 0,41 persen dan sektor siklikal melemah 0,18 persen.
Baca juga: IHSG Dibuka di Zona Hijau, Naik 0,23 Persen ke Posisi 6.651
Adapun mayoritas indeks bursa di kawasan Asia bergerak menguat. KOSPI Korea tercatat naik 4,27 persen, indeks Nikkei 225 Index Tokyo meningkat 1,95 persen, dan Shanghai Composite Index Shanghai menguat 0,06 persen.
Sebaliknya, Hang Seng Index tercatat turun 0,96 persen. (*)
Editor: Yulian Saputra


