Poin Penting
- IHSG sesi I turun 2,42 persen ke level 5.679,75 dengan 583 saham berakhir di zona merah.
- Seluruh sektor melemah, dipimpin sektor bahan baku yang anjlok 4,30 persen dan energi 3,31 persen.
- Di tengah pelemahan IHSG, mayoritas bursa Asia justru menguat, dipimpin Nikkei yang naik 1,29 persen.
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I, Selasa (30/6), ditutup melanjutkan pelemahannya ke level 5.679,75 atau turun 2,42 persen dari posisi 5.820,79.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 12,43 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 903 ribu kali, dan total nilai transaksi tercatat mencapai Rp7,55 triliun.
Kemudian, tercatat terdapat 583 saham terkoreksi, sebanyak 99 saham menguat dan sebanyak 110 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: IHSG Dibuka Melemah 0,39 Persen ke Posisi 5.798
Lebih lanjut, seluruh sektor terpantau bergerak merosot, dengan sektor bahan baku turun 4,30 persen, sektor energi melemah 3,31 persen, sektor industrial merosot 2,68 persen, sektor infrastruktur turun 2,44 persen, sektor properti melemah 2,35 persen, dan sektor siklikal merosot 2,23 persen.
Selain itu, sektor transportasi turun 2,22 persen, sektor kesehatan melemah 1,75 persen, sektor keuangan merosot 1,69 persen, sektor non-siklikal turun 1,07 persen, dan sektor teknologi melemah 0,19 persen.
Baca juga: IHSG Diproyeksi Sideways di Level 5.700–5.900, Ini Sentimen Penggeraknya
Meski begitu, indeks-indeks bursa Asia mayoritas menguat dengan Shanghai Composite Index Shanghai naik 0,15 persen dan Nikkei 225 Index Tokyo meningkat 1,29 persen. Sedangkan, Hang Seng Index turun 0,70 persen. (*)
Editor: Yulian Saputra


