Poin Penting
- IHSG sesi I ditutup menguat 1,47 persen ke level 6.487,95, dengan nilai transaksi mencapai Rp7,98 triliun
- Penguatan IHSG ditopang mayoritas sektor, terutama bahan baku yang naik 3,58 persen, industrial 1,80 persen, dan siklikal 1,74 persen
- Bursa Asia kompak menguat, dipimpin KOSPI Korea yang melonjak 5,68 persen, disusul Nikkei 1,34 persen dan Hang Seng 1,15 persen
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini (20/8) ditutup melesat 1,47 persen dari level 6.394,12 ke 6.487,95.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan pasar saham hari ini, sebanyak 22,46 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 1,29 juta kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp7,98 triliun.
Dari sisi pergerakan saham, tercatat terdapat 187 saham terkoreksi, 417 saham menguat, dan 185 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: Prodia Siapkan Rp150 Miliar untuk Buyback Saham
IHSG sesi I didorong oleh mayoritas sektor yang bergerak menguat. Di antaranya sektor bahan baku menguat 3,58 persen, sektor industrial meningkat 1,80 persen, sektor siklikal naik 1,74 persen, sektor teknologi dan sektor kesehatan menguat 1,57 persen.
Selanjutnya, sektor energi meningkat 1,30 persen, sektor non-siklikal naik 1,12 persen, sektor infrastruktur menguat 0,87 persen, sektor keuangan meningkat 0,65 persen, hingga sektor properti juga naik 0,29 persen.
Di sisi lain, hanya sektor transportasi yang mengalami pelemahan sebanyak 0,05 persen.
Baca juga: Begini Prospek Saham BBCA, BMRI, BBRI, dan BBNI di Semester II 2026
Sementara dari bursa global, indeks-indeks bursa Asia juga kompak menguat, dengan KOSPI Korea tercatat mengalami peningkatan 5,68 persen, Nikkei 225 Index Tokyo naik 1,34 persen.
Lalu, Shanghai Composite Index Shanghai menguat 0,28 persen, dan Hang Seng Index meningkat 1,15 persen. (*)
Editor: Galih Pratama


