Poin Penting
- IHSG sesi I ditutup melemah 0,39 persen ke level 6.315,55, dengan 366 saham terkoreksi dan nilai transaksi mencapai Rp11,23 triliun
- Mayoritas sektor berada di zona merah, dipimpin sektor kesehatan, transportasi, dan keuangan yang mencatat pelemahan terdalam
- Bursa Asia mayoritas menguat pada sesi perdagangan, dengan Nikkei naik 0,55 persen dan Shanghai Composite menguat 0,16 persen, sementara Hang Seng turun 0,92 persen.
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I, Rabu (22/7), berbalik melemah ke level 6.315,55 atau turun 0,39 persen dari posisi sebelumnya di 6.340,02.
Berdasarkan data RTI Business, sebanyak 28,93 miliar saham diperdagangkan dengan frekuensi transaksi mencapai 1,81 juta kali. Total nilai transaksi tercatat sebesar Rp11,23 triliun.
Dari keseluruhan saham yang diperdagangkan, sebanyak 366 saham melemah, 238 saham menguat, dan 190 saham ditutup tidak berubah.
Baca juga: Investor Global Kembali Borong Saham RI, Valuasi Murah Jadi Magnet
Mayoritas sektor berada di zona merah. Penurunan terdalam terjadi pada sektor kesehatan yang anjlok 1,25 persen, disusul sektor transportasi -1,11 persen, sektor keuangan -0,70 persen, dan sektor infrastruktur -0,57 persen.
Selain itu, sektor bahan baku -0,54 persen, sektor siklikal -0,27 persen, serta sektor energi -0,19 persen.
Baca juga: Mirae Asset Pangkas Target IHSG 2026 jadi 6.800, Ini Saham Pilihannya
Di sisi lain, sejumlah sektor masih mencatatkan penguatan, dipimpin sektor properti yang naik 1,34 persen, diikuti sektor teknologi 1,16 persen, sektor non-siklikal 0,49 persen, dan sektor industrial 0,35 persen.
Sementara itu, mayoritas bursa saham Asia bergerak menguat. Nikkei 225 di Tokyo naik 0,55 persen dan Shanghai Composite menguat 0,16 persen. Adapun Hang Seng Index terkoreksi 0,92 persen. (*)


