Poin Penting
- IHSG sesi I 23 Juni ditutup melemah 1,29 persen ke level 6.037,52, dengan tekanan jual cukup dominan di pasar
- Aktivitas perdagangan tercatat 11,45 miliar saham dengan nilai transaksi Rp6,64 triliun, di tengah 437 saham turun, 221 naik, dan 152 stagnan
- Hampir seluruh sektor kompak melemah, dipimpin sektor keuangan (-3,03 persen), sementara hanya sektor kesehatan yang menguat 0,91 persen.
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini (23/6) ditutup melanjutkan pelemahannya ke level 6.037,52 atau turun sebanyak 1,29 persen dari posisi 6.116,69.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan pasar saham hari ini, sebanyak 11,45 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 1,02 juta kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp6,64 triliun.
Kemudian, tercatat terdapat 437 saham terkoreksi, sebanyak 221 saham menguat dan sebanyak 152 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: Kemenkeu, BI, dan Danantara Bisa jadi Pemegang Saham BEI, Pengamat Soroti Independensi Bursa
Lalu, hampir seluruh sektor juga terpantau bergerak turun, dengan sektor keuangan -3,03 persen, sektor energi -2,26 persen, sektor teknologi -1,31 persen, sektor transportasi -1,15 persen, dan sektor bahan baku -0,87 persen.
Selanjutnya, sektor siklikal -0,81 persen, sektor industrial -0,61 persen, sektor non-siklikal -0,32 persen, sektor properti -0,21 persen, dan sektor infrastruktur -0,01 persen.
Baca juga: CLEO Bagikan Dividen Rp60 Miliar, Setara Rp2,5 per Saham
Sementara itu, hanya sektor kesehatan yang mengalami penguatan 0,91 persen.
Dari bursa global, indeks-indeks bursa Asia terpantau kompak melemah dengan Shanghai Composite Index Shanghai turun 1,28 persen, Nikkei 225 Index Tokyo merosot 2,80 persen, dan Hang Seng Index melemah 1,73 persen. (*)
Editor: Galih Pratama


