Poin Penting
- IHSG sesi I perdagangan hari ini ditutup melemah 1,43 persen ke level 6.807,12. Sebanyak 456 saham terkoreksi dengan nilai transaksi mencapai Rp7,50 triliun
- Pelemahan IHSG dipicu mayoritas sektor yang memerah, dipimpin sektor industrial turun 3,44 persen dan infrastruktur merosot 2,89 persen
- Di tengah tekanan IHSG, bursa Asia bergerak variatif. Nikkei 225 naik 0,55 persen dan Hang Seng menguat tipis 0,01 persen, sementara Shanghai Composite turun 0,34 persen.
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini (11/5) ditutup berbalik merosot ke level 6.807,12 atau melemah 1,43 persen dari posisi 6.905,62.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan pasar saham hari ini sebanyak 18,89 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 1,49 juta kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp7,50 triliun.
Kemudian, tercatat terdapat 456 saham terkoreksi, 192 saham menguat, dan 166 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: Valuasi Saham Blue Chip Tertekan, Bos Danantara: Bangun Kepercayaan Investor jadi Kunci
Pelemahan IHSG sesi I tercermin dari hampir seluruh sektor turut mengalami pelemahan. Rinciannya, sektor industrial -3,44 persen, sektor infrastruktur -2,89 persen, sektor kesehatan -2,24 persen, sektor non-siklikal dan sektor teknologi -1,51 persen.
Lalu, sektor siklikal -1,22 persen, sektor energi -0,77 persen, sektor properti -0,64 persen, sektor bahan baku -0,38 persen, dan sektor keuangan -0,11 persen.
Baca juga: OJK Panggil Pemegang Saham KoinP2P Usai Petingginya Terseret Kasus Dugaan Korupsi
Sedangkan, hanya sektor transportasi yang mengalami penguatan 2,73 persen.
Dari pasar global, indeks-indeks bursa Asia mayoritas menguat dengan Nikkei 225 Index Tokyo naik 0,55 persen dan Hang Seng Index meningkat 0,01 persen. Sedangkan, Shanghai Composite Index Shanghai turun 0,34 persen. (*)
Editor: Galih Pratama


