Poin Penting
- IHSG ditutup menguat 0,37 persen ke level 6.525,69 dengan nilai transaksi Rp17,47 triliun
- Mayoritas sektor menguat, dipimpin bahan baku 0,62 persen, infrastruktur 0,47 persen, dan keuangan 0,32 persen
- Saham paling aktif diperdagangkan adalah BUMI, KIJA, dan KOTA.
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Jumat, 21 Agustus 2026, ditutup menguat 0,37 persen ke level 6.525,69, dari posisi sebelumnya di 6.501,58. IHSG mampu bertahan di zona hijau hingga akhir perdagangan.
Berdasarkan statistik RTI Business, sebanyak 319 saham menguat, 294 saham terkoreksi, dan 178 saham tidak mengalami perubahan.
Volume perdagangan tercatat 59,12 miliar saham dengan frekuensi 2,25 juta kali transaksi dan nilai transaksi mencapai Rp17,47 triliun.
Baca juga: BEI Mau Ubah Batas Harga Minimum Saham jadi Rp1
Sejalan dengan IHSG, seluruh indeks utama domestik juga menguat. LQ45 naik 0,92 persen menjadi 644,59, IDX30 meningkat 1,04 persen ke 359,98, Sri-Kehati menguat 1,05 persen menjadi 313,69, sedangkan JII naik 0,36 persen ke level 391,67.
Dari sisi sektoral, mayoritas sektor berada di zona hijau. Sektor bahan baku memimpin penguatan dengan naik 0,62 persen, diikuti sektor infrastruktur 0,47 persen, keuangan 0,32 persen, non-siklikal 0,23 persen, industrial 0,15 persen, dan energi 0,14 persen.
Sementara itu, sejumlah sektor masih mengalami tekanan. Sektor kesehatan terkoreksi 0,88 persen, transportasi -0,48 persen, teknologi -0,46 persen, properti -0,18 persen, dan sektor siklikal -0,09 persen.
Baca juga: Prodia Siapkan Rp150 Miliar untuk Buyback Saham
Saham Top Gainers dan Losers
Di jajaran top gainers, terdapat PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA), PT DMS Propertindo Tbk (KOTA), dan PT Sillo Maritime Perdana Tbk (SHIP).
Sementara itu, saham yang masuk jajaran top losers antara lain PT Habco Trans Maritima Tbk (HATM), PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE), dan PT MNC Tourism Indonesia Tbk (KPIG).
Adapun tiga saham yang paling banyak diperdagangkan adalah PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA), dan PT DMS Propertindo Tbk (KOTA). (*)
Editor: Galih Pratama


