Poin Penting
- IHSG diproyeksikan bergerak di kisaran 6.310-6.450 pada perdagangan pekan ini.
- Pasar mencermati rilis data inflasi, pertumbuhan ekonomi (GDP), cadangan devisa, dan indeks harga properti.
- Sentimen global datang dari penguatan Wall Street, meski pertumbuhan ekonomi AS berada di bawah ekspektasi.
Jakarta – Investment Specialist Korea Investment and Sekuritas Indonesia (KISI), Ahmad Faris Mu’tashim, mencermati Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Senin (3/8), secara teknikal diperkirakan akan menguji level 6.310-6.450.
“Pada pekan ini kami memproyeksikan IHSG berpotensi menguji resisten di level 6.310-6.450,” tulis Research Team Phintraco Sekuritas dalam risetnya di Jakarta, Senin, 3 Agustus 2026.
Menurutnya, jika IHSG masih mampu bertahan di atas level 6.450, maka IHSG akan menguji resisten selanjutnya di level 6.680.
Baca juga: IHSG Ditutup Naik 0,80 Persen ke 6.236 pada Akhir Juli, Hampir Seluruh Sektor Menguat
Sepanjang pekan lalu, IHSG mencatatkan kenaikan 0,64 persen ke posisi 6.236,12, dibandingkan penutupan pekan sebelumnya di level 6.196,43.
Data Ekonomi Domestik Jadi Perhatian
Adapun dari sentimen domestik, pelaku pasar akan mencermati sejumlah rilis data ekonomi penting, seperti inflasi dan pertumbuhan ekonomi (GDP).
Inflasi diperkirakan berada di level 3,3 persen, sementara pertumbuhan GDP Indonesia diproyeksikan mencapai 5,3 persen.
Baca juga: IHSG Sepekan Naik 0,64 Persen, Kapitalisasi Pasar Jadi Rp10.923 Triliun
Selain itu, pasar juga akan menunggu publikasi data cadangan devisa serta indeks harga properti, yang dinilai dapat memberikan arah bagi pergerakan pasar saham.
Wall Street Menguat Meski GDP AS Melambat
Sementara dari eksternal, bursa saham Amerika Serikat (Wall Street) ditutup menguat sepanjang pekan lalu, meski data pertumbuhan ekonomi (GDP) AS hanya mencapai 1,5 persen, lebih rendah dari ekspektasi pasar.
Kondisi tersebut turut mendorong kenaikan yield obligasi pemerintah AS, di tengah penurunan harga minyak dunia yang bergerak ke kisaran 80 dolar AS per barel. (*)
Editor: Yulian Saputra


