Poin Penting
- IHSG ditutup melemah 1,28 persen ke level 5.820,78 pada perdagangan 29 Juni 2026, dengan 449 saham turun, 214 saham naik, dan nilai transaksi mencapai Rp9,10 triliun
- Seluruh indeks utama dan hampir semua sektor terkoreksi, dipimpin sektor infrastruktur, bahan baku, dan keuangan
- Hanya sektor properti yang mampu menguat 0,71 persen. Saham top gainers dipimpin MTLA, ELPI, dan ENRG, sementara top losers CFIN, BIRD, dan ESSA.
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Senin, 29 Juni 2026 ditutup di zona merah ke posisi 5.820,78 atau anjlok 1,28 persen dari level 5.896,13.
Berdasarkan statistik RTI Business, tercatat sebanyak 449 saham terkoreksi, 214 saham menguat, dan 149 saham tetap tidak berubah.
Lalu, sebanyak 15,48 miliar saham diperdagangkan dengan 1,23 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi Rp9,10 triliun.
Selanjutnya, seluruh indeks dalam negeri juga bergerak melemah. Rinciannya, LQ45 -1,84 persen ke 573,01, IDX30 -1,84 persen jadi 325,23, Sri-Kehati -1,57 persen ke 285,02, dan JII -1,14 persen menjadi 338,42.
Baca juga: BEI Bidik Kapitalisasi Pasar Tembus Rp30.000 Triliun di 2030
Tak hanya itu, hampir seluruh sektor juga mengalami penurunan, dengan sektor infrastruktur -1,58 persen, sektor bahan baku -1,42 persen, sektor keuangan -1,14 persen, sektor transportasi -0,90 persen, dan sektor siklikal -0,80 persen.
Selanjutnya, sektor non-siklikal -0,75 persen, sektor energi -0,48 persen, sektor kesehatan -0,37 persen, sektor teknologi -0,35 persen, dan sektor industrial -0,31 persen.
Sementara itu, sektor properti menjadi satu-satunya sektor yang masih mampu mengalami penguatan sebanyak 0,71 persen.
Baca juga: BEI Cetak Laba Tertinggi Sepanjang Sejarah, Tembus Rp1,07 Triliun di 2025
Saham Top Gainers dan Losers
Di penutupan IHSG hari ini, ada sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Metropolitan Land Tbk (MTLA), PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI), dan PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG).
Sedangkan saham top losers adalah PT Clipan Finance Indonesia Tbk (CFIN), PT Blue Bird Tbk (BIRD), dan PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA).
Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), dan PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS). (*)
Editor: Galih Pratama


