Poin Penting
- IHSG ditutup naik 1,01 persen ke level 6.686,44.
- Sebanyak 363 saham menguat, sedangkan 244 saham terkoreksi.
- Sektor bahan baku menjadi penguat terbesar dengan kenaikan 2 persen.
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Selasa, 8 September 2026, ditutup meningkat ke level 6.686,44 dari level 6.619,67 atau menguat sebanyak 1,01 persen.
Berdasarkan statistik RTI Business, tercatat sebanyak 244 saham terkoreksi, 363 saham menguat, dan 185 saham tetap tidak berubah.
Sebanyak 37,51 miliar saham diperdagangkan dengan 2,30 juta kali frekuensi perpindahan tangan, dan total nilai transaksi Rp15,75 triliun.
Baca juga: IHSG Sesi I Ditutup Lanjut Menguat ke 6.674
Lalu mayoritas indeks dalam negeri terpantau ikut menguat, dengan LQ45 naik 1,40 persen ke 665,58, IDX30 meningkat 1,20 persen jadi 371,57, Sri-Kehati menguat 0,71 persen ke 322,59, dan JII naik 1,81 persen menjadi 405,51.
Kemudian mayoritas sektor juga bergerak naik, dengan sektor bahan baku menguat 2,00 persen, sektor non-siklikal meningkat 1,39 persen, sektor industrial naik 1,22 persen, dan sektor energi menguat 1,17 persen.
Selain itu, sektor infrastruktur meningkat 0,83 persen, sektor keuangan naik 0,79 persen, sektor transportasi menguat 0,73 persen, dan sektor properti meningkat 0,20 persen.
Sedangkan, sektor lainnya masih bergerak negatif, dengan sektor kesehatan merosot 0,59 persen, sektor teknologi turun 0,34 persen, dan sektor siklikal melemah 0,13 persen.
Baca juga: IHSG Rawan Terkoreksi, Analis Rekomendasikan Saham Berikut
Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA), PT Citra Borneo Utama Tbk (CBUT), dan PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA).
Sedangkan saham top losers adalah PT Jayamas Medica Industri Tbk (OMED), PT Bali Bintang Sejahtera Tbk (BOLA), dan PT Sumber Global Energy Tbk (SGER).
Adapun tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Eagle High Platations Tbk (BWPT), dan PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA). (*)
Editor: Yulian Saputra


