Poin Penting
- IHSG ditutup menguat 2,28 persen ke level 5.875,78 pada perdagangan Jumat (3/7).
- Seluruh sektor dan indeks utama di Bursa Efek Indonesia ditutup di zona hijau.
- Saham ISAT, AMMN, dan OMED menjadi top gainers, sementara BUMI, DSSA, dan DEWA paling aktif diperdagangkan.
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Jumat, 3 Juli 2026, ditutup bertahan di zona hijau ke posisi 5.875,78 atau menguat sebanyak 2,28 persen dari level 5.744,56.
Berdasarkan statistik RTI Business, tercatat 154 saham terkoreksi, 494 saham menguat, dan 139 saham tetap tidak berubah.
Sebanyak 18,14 miliar saham diperdagangkan dengan 1,38 juta kali frekuensi perpindahan tangan, dan total nilai transaksi Rp10,54 triliun.
Baca juga: IHSG Sesi I Ditutup Lanjut Naik 2 Persen Lebih ke Level 5.886, Seluruh Sektor Menguat
Selanjutnya, seluruh indeks dalam negeri juga bergerak menguat, dengan LQ45 naik 2,88 persen ke 581,78, IDX30 meningkat 2,68 persen jadi 329,10, JII menguat 2,92 persen menjadi 348,08, dan Sri-Kehati naik 3,03 persen ke 287,93.
Tidak hanya itu, seluruh sektor saham juga ditutup di zona positif. Sektor industrial memimpin penguatan dengan kenaikan 3,61 persen, disusul sektor bahan baku 3,24 persen, infrastruktur 2,24 persen, properti 1,94 persen, teknologi 1,76 persen, dan transportasi 1,65 persen.
Sementara itu, sektor energi naik 1,56 persen, sektor non-siklikal 1,49 persen, sektor keuangan 1,37 persen, sektor kesehatan 1,01 persen, dan sektor siklikal 0,83 persen.
ISAT dan AMMN Masuk Top Gainers
Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Indosat Tbk (ISAT), PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN), dan PT Jayamas Medica Industri Tbk (OMED).
Baca juga: IHSG Dibuka Menguat 1,72 Persen ke Level 5.843
Sedangkan saham top losers adalah PT KMI Wire & Cable Tbk (KBLI), PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk (SAME), dan PT Sumber Tani Agung Resources Tbk (STTA).
Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), dan PT Darma Henwa Tbk (DEWA). (*)
Editor: Yulian Saputra


