Poin Penting
- CGS International Sekuritas Indonesia memproyeksi IHSG pada 28 April 2026 bergerak variatif dengan kecenderungan melemah, berada di kisaran support 6.955–7.030 dan resistance 7.185–7.260
- Pelemahan dipicu aksi jual asing dan tekanan rupiah, sementara penguatan indeks Wall Street dan harga komoditas menjadi sentimen penahan
- Rekomendasi saham hari ini mencakup LSIP, AALI, MEDC, EMAS, MDKA, dan INCO yang dinilai berpotensi memberikan cuan.
Jakarta – CGS International Sekuritas Indonesia memproyeksi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) secara teknikal pada hari ini (28/4) akan bergerak variatif cenderung melemah.
“IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung melemah dengan kisaran support 6.955-7.030 dan resistance 7.185-7.260,” tulis analis CGS dalam risetnya di Jakarta, 22 April 2026.
Diketahui, pada perdagangan kemarin (27/4) IHSG ditutup melemah ke posisi 7.106,52 atau turun sebanyak 0,32 persen dari level 7.129,49.
Baca juga: BEI Evaluasi 7 Indeks, Ini Daftar Saham Masuk dan Keluar pada 4 Mei 2026
Analis CGS menjelaskan bahwa berlanjutnya aksi jual investor asing dalam jumlah yang cukup besar dan masih cenderung tertekannya nilai tukar rupiah berpeluang menjadi sentimen negatif untuk IHSG.
Sementara dengan kembali menguatnya mayoritas indeks di bursa Wall Street dan naiknya beberapa harga komoditas diprediksi akan menjadi sentimen positif di pasar.
Baca juga: Kiwoom Sekuritas Beberkan Dampak Reviu MSCI bagi Pasar Saham RI
Rekomendasi Saham
Pada perdagangan hari ini CGS International Sekuritas merekomendasikan beberapa saham yang berpotensi kasih cuan, di antaranya adalah PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP), PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI), dan PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC).
Ada juga saham PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS), PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), dan PT Vale Indonesia Tbk (INCO). (*)
Editor: Galih Pratama








