Poin Penting
- IHSG dibuka menguat 0,24 persen ke level 6.702,70 pada perdagangan Rabu (9/9).
- Investor asing dan kenaikan harga komoditas menjadi sentimen positif bagi IHSG.
- CGS International Sekuritas memproyeksikan IHSG bergerak variatif cenderung menguat dengan resistance 6.750-6.820.
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan Rabu (9/9). Pada pukul 09.00 WIB, IHSG berada di level 6.702,70, naik 0,24 persen dari penutupan sebelumnya di 6.686,44.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 527,57 juta saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 49 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp280,80 miliar.
Kemudian, tercatat terdapat 89 saham terkoreksi, sebanyak 325 saham menguat dan sebanyak 258 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: IHSG Menguat 1,01 Persen ke 6.686, Saham MBMA hingga MDKA Masuk Top Gainers
Sebelumnya, Retail Research CGS International Sekuritas Indonesia memproyeksikan IHSG hari ini secara teknikal diprediksi akan bergerak variatif cenderung menguat.
“IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat dengan kisaran support 6,620/6,555 dan resistance 6.750-6.820,” ucap Manajemen CGS dalam risetnya di Jakarta, Rabu, 9 September 2026.
Lebih lanjut, manajemen CGS menilai, dengan melemahnya indeks di bursa Wall Street diprediksi akan menjadi sentimen negatif di pasar.
Baca juga: IHSG Berpeluang Tembus 6.750, Ini Risiko yang Perlu Diwaspadai
Sebaliknya, kenaikan harga minyak mentah, nikel, dan tembaga serta aksi beli investor asing berpeluang menjadi sentimen positif bagi IHSG.
Adapun CGS International Sekuritas Indonesia juga merekomendasikan sejumlah saham untuk perdagangan hari ini, yakni PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM), PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG), dan PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG).
Kemudian tiga saham lainnya yang direkomendasikan adalah PT PP Erajaya Swasembada Tbk (ERAA), PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG), dan PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC). (*)
Editor: Yulian Saputra


