Poin Penting
- IHSG dibuka melemah 0,17 persen ke level 6.507,06 pada perdagangan Senin (31/8).
- Sebanyak 269 saham menguat, 129 saham melemah, dan 272 saham stagnan.
- CGS International Sekuritas merekomendasikan enam saham, termasuk INDY, MDKA, EMAS, BFIN, PWON, dan MAPA.
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada perdagangan Senin (31/8). Pada pukul 09.00 WIB, IHSG berada di level 6.507,06 atau turun 0,17 persen dari penutupan sebelumnya di 6.518,12.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 660,69 juta saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 68 ribu kali. Total nilai transaksi tercatat sebesar Rp345,68 miliar.
Kemudian tercatat terdapat 129 saham terkoreksi, 269 saham menguat dan 272 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: IHSG Sepekan Melemah 0,12 Persen, Kapitalisasi Pasar jadi Rp11.431 Triliun
Sebelumnya, Retail Research CGS International Sekuritas Indonesia, memproyeksikan IHSG hari ini secara teknikal diprediksi bergerak variatif cenderung melemah.
“IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung melemah dengan kisaran support 6.400-6.460 dan resistance 6.575-6.635,” kata Manajemen CGS dalam risetnya di Jakarta, Senin, 31 Agustus 2026.
Lebih lanjut, manajemen CGS menilai pelemahan indeks bursa Wall Street seiring meningkatnya probabilitas kenaikan suku bunga acuan, serta koreksi harga mayoritas komoditas, berpotensi menjadi sentimen negatif bagi pasar.
Baca juga: IHSG Berpotensi Melemah Awal Pekan Ini ke Level 6.450
Di sisi lain, terpilihnya gubernur BI definitif dan relatif sejalannya kinerja keuangan emiten perbankan hingga Juli 2026 berpeluang menjadi sentimen positif bagi IHSG.
Adapun CGS International Sekuritas juga merekomendasikan sejumlah saham untuk perdagangan hari ini. Saham tersebut antara lain PT Indika Energy Tbk (INDY), PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), dan PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS).
Tiga saham lainnya yang masuk rekomendasi adalah PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN), PT Pakuwon Jati Tbk (PWON), dan PT Map Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA). (*)
Editor: Yulian Saputra


