Poin Penting
- IHSG ditutup naik 0,50 persen ke level 7.092,46 pada perdagangan Rabu. Mayoritas sektor menguat, dipimpin bahan baku dan transportasi.
- UNVR, KOTA, dan TOBA masuk jajaran top gainers
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu, 7 Mei 2026, kembali ditutup menguat ke posisi 7.092,46 atau naik 0,50 persen dari level 7.057,10.
Berdasarkan statistik RTI Business, tercatat sebanyak 290 saham terkoreksi, 341 saham menguat, dan 186 saham tetap tidak berubah.
Sebanyak 37,07 miliar saham diperdagangkan dengan 2,47 juta kali frekuensi perpindahan tangan, dan total nilai transaksi Rp17,71 triliun.
Baca juga: IHSG Sesi I Ditutup Bertahan di Zona Hijau
Lebih lanjut, seluruh indeks dalam negeri juga bergerak naik, dengan LQ45 menguat 0,17 persen ke 682,72, IDX30 meningkat 0,36 persen jadi 380,75, Sri-Kehati naik 0,14 persen ke 330,94, dan JII menguat 0,98 persen menjadi 470,69.
Kenaikan IHSG didorong mayoritas sektor yang bergerak di zona hijau. Sektor bahan baku memimpin dengan kenaikan 1,91 persen, diikuti transportasi 1,82 persen, non-siklikal 1,41 persen, dan teknologi 1,21 persen.
Sektor lainnya juga menguat, seperti properti naik 0,99 persen, industrial 0,43 persen, infrastruktur 0,40 persen, dan siklikal 0,22 persen.
Namun, beberapa sektor masih melemah, antara lain kesehatan turun 0,65 persen, keuangan 0,64 persen, dan energi 0,13 persen.
UNVR, KOTA, dan TOBA Jadi Top Gainers
Sederet saham top gainers antara lain PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR), PT DMS Propertindo Tbk (KOTA), dan PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA).
Sementara itu, saham yang masuk daftar top losers antara lain PT Ultra Jaya Milk Industry & Trading Company Tbk (ULTJ), PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN), dan PT Pinago Utama Tbk (PNGO).
Baca juga: OJK Catat IHSG Terkoreksi 19,55 Persen hingga April 2026
Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT DMS Propertindo Tbk (KOTA), PT Bumi Resources Tbk (BUMI), dan PT Sentul City Tbk (BKSL). (*)
Editor: Yulian Saputra


