Poin Penting
- IHSG ditutup naik tipis 0,17 persen ke 7.634, dengan transaksi Rp15,97 triliun.
- Mayoritas sektor dan seluruh indeks menguat, dipimpin properti dan transportasi.
- Top gainers: MBSS, MCAS, PSAT; top losers: WMUU, AGRO, RMKE.
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, 17 April 2026 ditutup bertahan pada zona hijau ke posisi 7.634,00 atau menguat 0,17 persen dari level 7.621,38.
Berdasarkan statistik RTI Business, tercatat sebanyak 337 saham terkoreksi, 323 saham menguat, dan 160 saham tetap tidak berubah. Sebanyak 41,05 miliar saham diperdagangkan dengan 2,33 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi Rp15,97 triliun.
Terpantau, seluruh indeks dalam negeri juga bergerak naik. Rinciannya, IDX30 meningkat 0,07 persen jadi 403,47, JII menguat 0,24 persen menjadi 530,51, LQ45 naik 0,20 persen ke 758,87, dan Sri-Kehati meningkat 0,26 persen ke 350,64.
Baca juga: Asing Net Sell Rp1,01 Triliun, Saham BBCA, BBRI, hingga BMRI Paling Banyak Dilego
Kemudian, mayoritas sektor masih terpantau menguat, dengan sektor properti naik 1,98 persen, sektor transportasi meningkat 1,60 persen, sektor infrastruktur menguat 0,79 persen, dan sektor non-siklikal naik 0,57 persen.
Selanjutnya, sektor teknologi meningkat 0,50 persen, sektor industrial menguat 0,26 persen, dan sektor bahan baku turun 0,24 persen.
Sementara itu, sektor sisanya terpantau melemah, yakni sektor siklikal -0,46 persen, sektor keuangan -0,34 persen, sektor kesehatan -0,09 persen, dan sektor energi -0,04 persen.
Baca juga: Adaro Andalan Indonesia Siapkan Rp5 Triliun untuk Buyback Saham
Saham Top Gainers dan Losers
Sementara sederet saham top gainers pada perdagangan saham hari ini di antaranya adalah PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk (MBSS), PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS), dan PT Pancaran Samudera Transport Tbk (PSAT).
Sedangkan saham top losers adalah PT Widodo Makmur Unggas Tbk (WMUU), PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO), dan PT RMK Energy Tbk (RMKE).
Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Widodo Makmur Unggas Tbk (WMUU), PT Bumi Resources Tbk (BUMI), dan PT DMS Propertindo Tbk (KOTA). (*)
Editor: Galih Pratama







