Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, 11 Juni 2026 ditutup bertahan pada zona merah ke posisi 5.886,03 atau melemah 0,28 persen dari level 5.902,37.
Berdasarkan statistik RTI Business, tercatat sebanyak 419 saham terkoreksi, 265 saham menguat, dan 131 saham tetap tidak berubah. Sebanyak 33,64 miliar saham diperdagangkan dengan 2,37 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi Rp22,27 triliun.
Selanjutnya, mayoritas indeks dalam negeri juga bergerak melemah, dengan LQ45 -0,45 persen ke 586,84, IDX30 -0,23 persen jadi 334,39, dan JII -1,31 persen menjadi 347,23. Sedangkan, Sri-Kehati menguat 0,38 persen ke 288,49.
Baca juga: Elang Media Visitama Diam-diam Borong Saham Superbank, Segini Nilainya
Tak hanya itu, sebagian besar sektor juga terpantau mengalami koreksi. Rinciannya, sektor bahan baku -4,27 persen, sektor energi -2,12 persen, sektor transportasi -1,41 persen, sektor industrial -0,79 persen, sektor siklikal -0,66 persen, dan sektor non-siklikal -0,57 persen.
Sementara itu sektor lainnya masih mampu menguat, di antaranya sektor keuangan naik 1,36 persen, sektor kesehatan meningkat 0,74 persen, sektor properti menguat 0,70 persen, sektor infrastruktur naik 0,56 persen, dan sektor teknologi meningkat 0,54 persen.
Baca juga: RUPST Metrodata Electronics (MTDL) Sepakati Dividen Rp331,48 Miliar, Setara Rp27 per Saham
Saham Top Gainers dan Losers
Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Yupi Indo Jelly Gum Tbk (YUPI), PT Famon Awal Bros Sedaya Tbk (PRAY), dan PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO).
Sedangkan saham top losers adalah PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA), PT MNC Tripar Multivision Plus Tbk (RAAM), dan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN).
Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), dan PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA). (*)
Editor: Galih Pratama


