Poin Penting
- IHSG pada Senin (22/6/2026) ditutup melemah 0,98 persen ke level 6.116,69, dengan tekanan jual mendominasi pasar
- Sebanyak 445 saham terkoreksi, sementara seluruh indeks utama kompak melemah; LQ45 turun 1,67 persen, IDX30 1,75 persen, Sri-Kehati 1,67 persen, dan JII 1,90 persen
- Mayoritas sektor tertekan, dipimpin bahan baku dan industri, meski sektor energi (+1,47 persen) dan teknologi (+0,18 persen) masih mencatat penguatan di tengah tekanan pasar.
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Senin, 22 Juni 2026 ditutup bertahan pada zona merah ke posisi 6.116,69 atau melemah 0,98 persen dari level 6.177,13.
Berdasarkan statistik RTI Business, tercatat sebanyak 445 saham terkoreksi, 221 saham menguat, dan 147 saham tetap tidak berubah. Sebanyak 22,47 miliar saham diperdagangkan dengan 1,73 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi Rp13,48 triliun.
Seluruh indeks dalam negeri juga bergerak melemah. Rinciannya, LQ45 -1,67 persen ke 599,20, IDX30 -1,75 persen jadi 338,73, Sri-Kehati -1,67 persen ke 294,17, dan JII -1,90 persen menjadi 361,41.
Baca juga: CLEO Bagikan Dividen Rp60 Miliar, Setara Rp2,5 per Saham
Selanjutnya, mayoritas sektor juga terpantau mengalami penurunan, dengan sektor bahan baku -2,49 persen, sektor industrial -2,36 persen, sektor kesehatan -2,23 persen, sektor siklikal -1,67 persen, dan sektor keuangan -1,58 persen.
Lalu, sektor properti -1,20 persen, sektor infrastruktur -0,97 persen, sektor non-siklikal -0,31 persen, dan sektor transportasi -0,10 persen.
Sedangkan, sektor sisanya masih mampu mengalami kenaikan, yakni sektor energi menguat 1,47 persen dan sektor teknologi meningkat 0,18 persen.
Baca juga: Ini 5 Saham Pendorong Menguatnya IHSG dalam Sepekan
Saham Top Gainers dan Losers
Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Bayan Resources Tbk (BYAN), PT Akasha Wira International Tbk (ADES), dan PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk (SAME).
Sedangkan saham top losers adalah PT Bank Ina Perdana Tbk (BINA), PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES), dan PT Mayora Indah Tbk (MYOR).
Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), dan PT DMS Propertindo Tbk (KOTA). (*)
Editor: Galih Pratama


