Poin Penting
- IHSG ditutup menguat 0,69 persen ke level 5.916,07, didorong kenaikan mayoritas sektor dan 386 saham yang menguat
- Perdagangan hari ini diwarnai penguatan IHSG 0,69 persen dengan nilai transaksi Rp9,43 triliun, sementara sektor siklikal memimpin kenaikan
- IHSG kembali finis di zona hijau, ditopang penguatan mayoritas indeks dan sektor. Saham YUPI, BALI, dan HATM menjadi top gainers.
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, 6 Juli 2026 ditutup pada zona hijau ke posisi 5.916,07 atau menguat 0,69 persen dari level 5.916,07.
Berdasarkan statistik RTI Business, tercatat sebanyak 242 saham terkoreksi, 386 saham menguat, dan 155 saham tetap tidak berubah. Sebanyak 19,77 miliar saham diperdagangkan dengan 1,63 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi Rp9,43 triliun.
Selanjutnya, seluruh indeks dalam negeri ikut bergerak menguat, dengan LQ45 naik 0,46 persen ke 584,48, IDX30 meningkat 0,56 persen jadi 330,95, JII menguat 0,50 persen menjadi 349,82, dan Sri-Kehati naik 0,68 persen ke 289,90.
Baca juga: 5 Saham Ini Jadi Biang Kerok Pelemahan IHSG Selama Sepekan
Tidak hanya itu, mayoritas sektor juga kembali bergerak positif. Rinciannya, sektor siklikal meningkat 1,26 persen, sektor teknologi dan sektor energi naik 0,92 persen, sektor transportasi menguat 0,68, dan sektor properti meningkat 0,56 persen.
Selanjutnya, sektor keuangan naik 0,54 persen, sektor bahan baku menguat 0,51 persen, sektor kesehatan meningkat 0,40 persen, dan sektor industrial naik 0,30 persen.
Sementara itu, dua sektor lainnya mengalami pelemahan, yakni sektor infrastruktur turun 0,05 persen dan sektor non-siklikal merosot 0,03 persen.
Baca juga: OJK Tegaskan Investasi Saham Bukan Judi, Investor Muda Diingatkan Pahami Risiko
Saham Top Gainers dan Losers
Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Yupi Indo Jelly Gum Tbk (YUPI), PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI), dan PT Habco Trans Maritima Tbk (HATM).
Sedangkan saham top losers adalah PT Delta Djakarta Tbk (DLTA), PT Bank Ina Perdana Tbk (BINA), dan PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP).
Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Darma Henwa Tbk (DEWA), dan PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS). (*)
Editor: Galih Pratama


