Poin Penting
- IHSG ditutup menguat 0,92 persen ke level 5.695,11 dengan 378 saham naik, 248 turun, dan nilai transaksi mencapai Rp10,28 triliun
- Mayoritas indeks dan sektor kompak menguat, dipimpin sektor energi (+2,61 persen), bahan baku (+2,60 persen), serta infrastruktur (+1,38 persen), sementara transportasi dan keuangan melemah
- Saham CUAN, SHIP, dan MBMA menjadi top gainers, sedangkan MTLA, BJBR, dan PANS masuk top losers, dengan BUMI, BRMS, dan DEWA paling aktif diperdagangkan.
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, 1 Juli 2026 bertahan pada zona hijau ke posisi 5.695,11 atau menguat sebanyak 0,92 persen dari level 5.643,19.
Berdasarkan statistik RTI Business, tercatat sebanyak 248 saham terkoreksi, 378 saham menguat, dan 157 saham tetap tidak berubah.
Sebanyak 18,68 miliar saham diperdagangkan dengan 1,56 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi Rp10,28 triliun.
Baca juga: Investor Asing Tercatat Keluar Rp1,20 Triliun, Didominasi Saham Bank
Selanjutnya, mayoritas indeks dalam negeri juga bergerak menguat. Rinciannya, LQ45 naik 0,66 persen ke 556,75, IDX30 meningkat 0,42 persen jadi 315,58, dan JII menguat 1,17 persen menjadi 335,01. Sedangkan, Sri-Kehati melemah 0,43 persen ke 275,04.
Tidak hanya itu, mayoritas sektor juga mengalami penguatan, dengan sektor energi naik 2,61 persen, sektor bahan baku meningkat 2,60 persen, sektor infrastruktur menguat 1,38 persen, dan sektor siklikal naik 0,82 persen.
Selanjutnya, sektor teknologi meningkat 0,62 persen, sektor kesehatan menguat 0,36 persen, dan sektor industrial naik 0,30 persen.
Sementara sektor sisanya melemah, yakni sektor transportasi turun 0,91 persen, sektor keuangan dan sektor non-siklikal terkoreksi 0,38 persen, hingga sektor properti melemah 0,05 persen.
Baca juga: Apakah Pasar Saham RI Bisa Bertahan di Emerging Market? Begini Prediksi Ekonom DBS
Top Gainers dan Losers
Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), PT Sillo Maritime Perdana Tbk (SHIP), dan PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA).
Sedangkan saham top losers adalah PT Metropolitan Land Tbk (MTLA), PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR), dan PT Panin Sekuritas Tbk (PANS).
Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), dan PT Darma Henwa Tbk (DEWA). (*)
Editor: Galih Pratama


